Kemenag Sebut Nikah Beda Agama Bukan Toleransi Beragama

Jakarta, Lini Indonesia – Sekretaris Direktorat Jenderal (Sesditjen) Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag), M. Fuad Nasar mengatakan, nikah beda agama bukan bentuk toleransi kerukunan antarumat beragama atau praktik moderasi beragama yang sedang digencarkan pemerintah.

Hal itu ditegaskan mengomentari adanya kasus pernikahan beda agama yang sempat viral beberapa waktu lalu di Surabaya. 

Bacaan Lainnya

“Nikah beda agama tak ada hubungannya dengan program moderasi beragama yang digiatkan pemerintah dalam rangka menjaga kerukunan di tanah air. Pernikahan beda agama merupakan peristiwa hukum yang berdiri sendiri,” kata Fuad Nasar dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu (25/6/2022).

“Soal ini, negara dihadapkan pada sebuah dilema hukum. Ada norma-norma agama yang diyakini para pemeluknya dan negara wajib melindunginya sesuai konstitusi,” tambah Fuad.

Fuad mendorong peran orang tua agar membimbing putra-putrinya dalam memilih pasangan dan mengedukasi soal dasar-dasar pernikahan. 

“Di sinilah peran orang tua memberikan pemahaman kepada anak yang sedang beranjak remaja mengenai kriteria dalam memilih jodoh, dasar-dasar pernikahan dan pembentukan keluarga menurut ajaran agama,” ujarnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *