Viral Tak Dilayani Beli BBM Seorang Pengendara Motor Mengamuk di SPBU

Jakarta, Lini Indonesia – Video seorang pengendara motor mengamuk di sebuah SPBU saat hendak mengisi BBM viral di media sosial. Pengendara yang merupakan seorang bapak-bapak itu tak diperbolehkan mengisi BBM lantaran menggunakan jerigen.

Diduga kejadian tersebut terjadi di SPBU Poriaha Sibolga, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.

Bacaan Lainnya

Video viral itu diunggah oleh akun TikTok @suryachindi, Senin (24/10/2022). Dalam keterangannya, bapak itu tak diperbolehkan mengisi karena menggunakan jerigen dan tidak membawa surat dari dinas.

“Seorang bapak mengamuk gara-gara tidak dikasih minyak berjerigen karena tidak ada surat dari dinas,” tulisnya

Dalam video itu terlihat kondisi SPBU yang cukup ramai oleh antrean pengendara motor yang hendak mengisi bensin.

Namun tampak seorang bapak-bapak bertopi sedang marah dan berdebat dengan petugas SPBU lantaran dirinya tak dilayani saat membeli BBM dengan jerigen. Bahkan bapak tersebut berkali-kali membanting jerigen yang dibawanya tepat di depan petugas SPBU.

Petugas tersebut tidak mengizinkan mengisi dengan menggunakan jerigen lantaran pembelian BBM menggunakan jerigen sudah tidak diperbolehkan lagi.

Berdasarkan peraturan pembelian BBM jenis Pertalite dengan menggunakan jerigen dilarang oleh pemerintah. Seperti diketahui, pertalite sudah menjadi BBM Khusus Penugasan (JBKP). Perubahan Pertalite dan BBM umum ke BBM penugasan diatur dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 37.K/HK.02/MEM.M/2022 tentang Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan.

Video itu pun menarik perhatian publik, banyak warganet yang berkomentar dengan membenarkan tindakan dari petugas.

“Nggak boleh dijual perjerigen, bisa kena pasal,” tulis @use***

“Ada SOP kalau mereka tidak jalankan mereka juga yang kena sanksi,” tulis @The***

“Udah lama peraturannya kalau beli per jerigen harus punya surat ijin dulu, kan masnya cuma pegawai ada SOPnya kalau mau protes ke pemerintah langsung,” tulis @nad***

“Itu sekarang nggak bisa dibeli per jerigen gitu, yang kena nanti pegawainya kalau dikasih,” tulis @rek***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *