Dibuka, Fresh Graduate Masuk Prioritas CPNS 2026

Jakarta, Lini Indonesia – Pemerintah membuka peluang pelaksanaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada tahun 2026 dengan fokus utama pada lulusan baru atau fresh graduate. Kebijakan ini disiapkan sebagai upaya memberikan ruang lebih besar bagi generasi muda untuk masuk ke birokrasi pemerintahan.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini menyampaikan bahwa pemerintah memberikan perhatian khusus terhadap para lulusan baru yang akan memasuki dunia kerja.

“Perhatian saya tentu besar terhadap teman-teman fresh graduate,” ujar Rini, dikutip dari CNBC.

Meski demikian, Rini menegaskan bahwa hingga saat ini pemerintah masih melakukan penghitungan kebutuhan aparatur sipil negara (ASN) secara nasional. Proses tersebut dilakukan dengan menunggu usulan kebutuhan pegawai dari masing-masing kementerian dan lembaga.

Menurutnya, setiap kementerian dan lembaga harus mulai menyiapkan perencanaan kebutuhan pegawai agar rekrutmen CPNS 2026 dapat berjalan sesuai kebutuhan organisasi.

Di sisi lain, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakhrulloh menegaskan bahwa hingga kini belum ada pengumuman resmi terkait pembukaan seleksi ASN tahun 2026.

Pemerintah masih harus menetapkan kebutuhan nasional, menyetujui formasi, serta mengumumkannya secara resmi melalui kanal pemerintah.

Zudan juga mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap informasi palsu terkait pendaftaran CPNS 2026 yang beredar di media sosial. Ia menegaskan bahwa seluruh proses pendaftaran ASN hanya dilakukan melalui portal resmi SSCASN yang dikelola BKN.

“BKN memastikan seluruh proses rekrutmen ASN berlangsung transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik penipuan,” tegasnya.

Terkait beredarnya video yang mengatasnamakan Kepala BKN dan menginformasikan pendaftaran CPNS 2026, Zudan memastikan bahwa konten tersebut adalah hoaks. Berdasarkan hasil analisis forensik digital, video tersebut merupakan hasil manipulasi kecerdasan buatan atau deepfake.

BKN menilai video tersebut tidak memenuhi unsur rekaman autentik, baik dari sisi visual, audio, hingga metadata digital. Seluruh informasi yang disampaikan dalam video itu dipastikan tidak benar dan bukan berasal dari kanal resmi BKN.

“Seluruh informasi yang disampaikan dalam video tersebut adalah tidak benar (hoaks) dan tidak pernah diumumkan melalui kanal resmi BKN. Oleh karena itu, video tersebut tidak dapat dijadikan rujukan informasi apa pun,” ucap Zudan.

Pemerintah pun mengimbau masyarakat, khususnya para fresh graduate, untuk hanya mengakses informasi CPNS melalui sumber resmi dan tidak mudah percaya pada tautan atau pengumuman yang beredar di luar kanal pemerintah.(*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *