Selain menuntut perbaikan jalan, kelompok masyarakat tersebut juga menyoroti pelayanan publik lain, seperti fasilitas pendidikan yang dinilai belum merata di beberapa wilayah, serta kebutuhan sarana pendukung keselamatan jalan seperti penerangan, rambu lalu lintas, dan marka jalan.
Sejumlah warga yang ditemui mengaku resah dengan kondisi jalan berlubang yang kerap menyebabkan pengendara terjatuh. Mereka berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret sebelum korban kecelakaan terus bertambah.
Gerakan ini pun menjadi perhatian publik di media sosial. Poster bertuliskan “Stop Bayar Pajak di Sidoarjo Jika Infrastruktur Jalan Masih Rusak” tersebar luas dan mendapat dukungan warganet.
Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari pihak pemerintah daerah terkait respons terhadap ajakan tersebut maupun rencana penanganan infrastruktur yang menjadi sorotan. (YG)
Seruan Stop Bayar Pajak Viral di Sidoarjo






