Menteri Pertahanan Israel Sebut Ini Serangan Pendahuluan ke Iran

Israel Katz, Menteri Pertahanan Israel.(Foto: France 24)
Israel Katz, Menteri Pertahanan Israel.(Foto: France 24)

Internasional , Lini Indonesia – Israel Katz, Menteri Pertahanan Israel, secara resmi mengonfirmasi bahwa serangan yang dilancarkan ke Iran merupakan “serangan pendahuluan” bertujuan menghilangkan ancaman terhadap negaranya.

Pernyataan tersebut memperkuat laporan sebelumnya terkait operasi militer yang dilakukan Israel Defense Forces (IDF) pada Sabtu (28/2/2026) pagi, yang memicu ledakan di Tehran.

Read More

“Israel telah melancarkan serangan pendahuluan terhadap Iran, untuk menghilangkan ancaman terhadap Israel,” kata Katz, seperti dikutip media Israel The Times of Israel.

Katz menegaskan keputusan tersebut diambil sebagai langkah preventif menghadapi potensi ancaman strategis dari Iran. Namun, hingga kini belum dijelaskan secara rinci ancaman spesifik yang dimaksud, termasuk target utama dalam operasi tersebut.

Langkah tersebut menandai eskalasi signifikan dalam konflik antara Israel dan Iran, yang selama ini lebih banyak berlangsung secara tidak langsung melalui operasi intelijen, siber, dan konflik proksi di kawasan.

Status Siaga Nasional

Sebelumnya, IDF telah mengeluarkan peringatan nasional kepada warga Israel untuk tetap berada di dekat ruang perlindungan, mengantisipasi kemungkinan serangan balasan.

Situasi ini memicu status siaga tinggi di berbagai kota, sementara sistem pertahanan udara Israel disiagakan penuh.

Risiko Eskalasi Regional

Analis menilai, pengakuan resmi dari Menteri Pertahanan Israel ini membuka potensi konflik terbuka antara kedua negara, yang dapat melibatkan aktor regional lain di Timur Tengah.

Hingga saat ini, pihak Iran belum mengeluarkan respons resmi atas pernyataan terbaru tersebut. Namun, ketegangan diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa jam ke depan. (*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *