Orbán Sebut 27 Pemimpin Uni Eropa Siapkan “Dewan Perang” Menuju Perang Dunia III

Jakarta, Lini Indonesia – Perdana Menteri Hongaria, Viktor Orbán, kembali melontarkan pernyataan kontroversial dengan menuding 27 pemimpin negara Eropa tengah mempersiapkan skenario perang besar yang ia sebut berpotensi mengarah pada Perang Dunia III.

Pernyataan tersebut disampaikan Orbán saat berbicara dalam aksi unjuk rasa anti-perang pada 17 Januari 2026. Dalam pidatonya, ia menggambarkan pertemuan para kepala negara anggota Uni Eropa di Brussel bukan lagi sebagai forum diplomasi atau pembahasan kebijakan biasa, melainkan sebagai ajang perencanaan militer tingkat tinggi.

Read More

Menurut Orbán, ia menyaksikan langsung bagaimana diskusi di antara 27 pemimpin Eropa telah bergeser dari upaya mencari solusi damai menjadi pembicaraan soal strategi menghadapi konflik terbuka.

Ia bahkan menyebut pertemuan tersebut layaknya “dewan perang” yang mempersiapkan langkah jika konfrontasi global benar-benar pecah.

“Saya duduk di sana bersama mereka, dan dengan tegas saya katakan: mereka akan pergi berperang,” ujar Orbán di hadapan para pendukungnya dikutip dari Kompas.

Ia mengklaim para pemimpin negara besar seperti Prancis dan Jerman tidak lagi memprioritaskan diplomasi, melainkan membahas cara untuk memastikan Rusia bisa dikalahkan secara total.

Pembicaraan, menurutnya, mencakup skema menekan Moskwa agar membayar reparasi serta mengatur ulang dukungan dana besar yang selama ini dikucurkan untuk perang di Ukraina.

Dalam konteks ini, Orbán menilai 27 pemimpin tersebut tengah mengambil langkah-langkah yang bisa menjadi fondasi konflik global lebih luas. Ia menuding arah kebijakan kolektif Eropa kini bergerak mantap menuju konfrontasi langsung, alih-alih mencari jalur negosiasi.

Berbeda dari mayoritas negara anggota, Hongaria disebutnya tidak akan ikut dalam arus tersebut. Orbán menegaskan pemerintahannya menolak mengirim pasukan atau pendanaan tambahan ke medan konflik.

Ia berpendapat, keterlibatan dalam perang berskala besar hanya akan membawa dampak ekonomi dan sosial yang menghancurkan bagi negaranya.

Melalui pernyataan itu, Orbán kembali menegaskan posisinya yang berseberangan dengan arus utama kepemimpinan Eropa, sekaligus memperkuat narasi bahwa sebagian elite di Brussel sedang menyiapkan Eropa menghadapi kemungkinan perang dunia.(*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *