Apabila Irak berhasil lolos ke Piala Dunia melalui jalur tersebut, maka kandidat lain yang berpeluang besar mengisi slot Iran adalah Tim Nasional Uni Emirat Arab, yang sebelumnya kalah dalam playoff konfederasi melawan Irak.
Meski begitu, hingga kini belum ada keputusan resmi terkait kemungkinan mundurnya Iran dari Piala Dunia. Semua pihak masih menunggu perkembangan situasi politik serta keputusan dari otoritas olahraga Iran dan FIFA.
Jika konflik geopolitik terus memanas, keikutsertaan Iran di Piala Dunia 2026 berpotensi menjadi salah satu isu paling kompleks dalam sejarah turnamen tersebut, di mana politik dan olahraga kembali saling bersinggungan.(*)







