Bus Timnas Putri Iran Dikepung Demonstran Usai Laga Piala Asia Wanita 2026

Timnas Sepakbola Putri Iran. foto: istimewa

Jakarta, Lini Indonesia – Insiden terjadi setelah pertandingan Tim Nasional (Timnas) Putri Iran melawan Filipina dalam ajang Piala Asia Wanita 2026 pada Minggu (8/3/2026). Bus yang membawa para pemain Iran dilaporkan dikelilingi ratusan orang yang melakukan aksi protes tak lama setelah laga berakhir.

Mengutip laporan Daily Mail, sekitar 200 orang demonstran berkumpul di sekitar kendaraan tim dan meneriakkan seruan “bebaskan mereka”. Seruan tersebut muncul setelah beredar dugaan bahwa salah satu pemain Iran memberikan tanda SOS dari dalam bus.

Read More

Meski demikian, tidak ada bukti yang dapat memastikan bahwa isyarat darurat tersebut benar-benar dilakukan oleh pemain timnas Iran. Laporan juga menyebut bahwa aksi protes itu diduga telah terorganisasi dengan baik. Sebagian peserta aksi diketahui berasal dari komunitas diaspora Iran yang tinggal di Australia.

Dalam sejumlah rekaman yang beredar, massa terlihat memukul badan bus dan mendorong kendaraan tersebut sehingga tidak dapat segera meninggalkan lokasi. Aksi itu dilakukan sambil terus menyuarakan tuntutan agar para pemain Iran “dibebaskan”.

Salah satu peserta demonstrasi juga terlihat membawa bendera bergambar Singa dan Matahari. Bendera tersebut merupakan simbol Iran sebelum Revolusi Islam 1979 dan kini kerap digunakan sebagai lambang perlawanan oleh kelompok oposisi.

Para demonstran juga mengklaim bahwa seorang pemain Iran sempat menunjukkan sinyal SOS menggunakan tangan. Gerakan tersebut dilakukan dengan cara menyelipkan ibu jari ke telapak tangan kemudian menutupnya menggunakan jari-jari lainnya.

Di tengah situasi tersebut, para pemain timnas putri Iran yang berada di dalam bus terlihat merekam kejadian menggunakan telepon seluler. Beberapa di antaranya juga terlihat memberikan isyarat hati kepada para pengunjuk rasa.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *