Darurat TPA Cipayung-Depok, Wali Kota Minta Dana Rp 300 Juta per RW Dimaksimalkan Untuk Kelola Sampah

TPA CIPAYUNG-Depok Aktivitas memulung sampah di TPA Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat, Foto: istimewa

Supian Suri menantang setiap pengurus RW untuk mengelola sampahnya secara mandiri di tingkat lingkungan.

“Dana ratusan juta tersebut diharapkan menjadi amunisi utama untuk memberantas masalah sampah dari akar rumput,” tuturnya.

Lebih dari sekadar urusan infrastruktur fisik, kucuran dana ini ternyata membawa misi sosial yang lebih dalam. Sang Wali Kota ingin momen krisis sampah ini justru menyatukan kembali warga melalui kegiatan kerja bakti.

“Kita ingin melalui anggaran ini budaya-budaya yang dulu dimiliki orang tua kita seperti gotong royong, kerja bakti, dan bersih-bersih lingkungan bisa terus kita lestarikan. Ini menjadi wujud kebersamaan kita dalam menyelesaikan permasalahan lingkungan,” ujarnya.

Ultimatum KLHK: Akhir Tahun Dilarang Buang ke TPA!

Kondisi TPA Cipayung yang sudah kelebihan kapasitas (overload) rupanya telah sampai ke telinga Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Depok diberi peringatan agar segera mengubah sistem pembuangan sampahnya sebelum akhir tahun ini.

“Saat ini kita juga sudah di-warning oleh Kementerian Lingkungan Hidup. Mungkin di akhir tahun ini kita sudah tidak boleh lagi membuang sampah dengan mekanisme konvensional ke TPA Cipayung,” ungkapnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *