Apabila nantinya terbukti terjadi pernikahan anak, pihaknya akan memberikan pendampingan kepada kedua mempelai, termasuk melalui layanan konseling.
Indria juga menyampaikan keprihatinannya apabila kabar tersebut benar terjadi. Ia menilai upaya pencegahan pernikahan dini sebenarnya telah dilakukan secara intensif oleh pemerintah daerah.
“Padahal sepanjang 2025 kami cukup masif melakukan kampanye pencegahan pernikahan anak,” ujarnya.
Ia berharap masyarakat semakin memahami pentingnya melindungi anak dari praktik pernikahan dini.(*)







