OTT Bupati Cilacap, 27 Orang yang terjaring OTT dipindahkan

Ilustrasi : Gedung KPK RI

Jakarta, Lini Indonesia – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap fakta mengejutkan di balik penyidikan kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Cilacap, Syamsul Auliya. Pemeriksaan intensif terhadap 27 orang yang terjaring OTT sengaja dipindahkan ke Polres Banyumas, bukan di Cilacap.

Alasannya sangat fatal: ada dugaan aliran dana hasil pemerasan tersebut ikut mengalir ke instansi penegak hukum setempat!

Read More

Deputi Bidang Penindakan KPK, Asep Guntur, menjelaskan pemindahan lokasi ini dilakukan semata-mata demi mencegah konflik kepentingan (conflict of interest) yang bisa membuat pemeriksaan menjadi tidak berimbang.

“Kenapa? Karena dari hasil pemeriksaan dan informasi yang kita kumpulkan, bahwa uang tersebut sudah di Forkopimda, salah satu forkopimdanya adalah Polres (Cilacap),” ungkap Asep tegas dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Sabtu (14/3).(*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *