LavAni berhasil merubah keadaan seusai mereka unggul 16-15 di technical time out kedua. Beberapa kali, penerimaan bola pertama alias receive dari kubu Samator berjalan kurang sempurna.
Sebuah kejutan tersaji. Samator berbalik unggul atas LavAni di penghujung set pertama.
Serangan yang eror dari Taylor Sander menjadi akhir set pertama. LavAni kalah dari Samator dengan skor 23-25.
Di set kedua, penurunan performa menyerang para pemain Samator.
Serangan dan pertahanan mereka tidak lebih unggul dari LavAni yang mengusung misi bangkit.
Pergantian pemain dilakukan Samator. Aldino Farrel Setyawan dimasukkan untuk menggantikan Lyvan Taboada.
LavAni berbalik memberikan tekanan hingga akhirnya mampu menutup set kedua dengan kemenangan 25-15.
Lanjut ke set ketiga, Samator masih belum bisa bermain stabil. Berkebalikan dengan LavAni yang makin nyaman dalam menyerang.
Dimas Saputra on fire, ia terus saja mendulang poin yang membuat LavAni makin menjauh dari kejaran Samator.
Set ketiga kembali dimenangkan LavAni dengan skor 25-16.
Intensitas meninggi di set keempat. Lyvan Taboada yang kembali dimasukkan terlihat melakukan selebrasi yang dinilai memprovokasi para pemain LavAni.
Wasit yang memimpin pertandingan bahkan sampai memberikan peringatan.
LavAni masih bisa menjaga keunggulan hingga menutup set keempat dengan kemenangan 25-13.(*)







