Sampang, Lini Indonesia – Video viral memperlihatkan sejumlah emak-emak di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, menahan jenazah yang akan dimakamkan. Aksi ini dilakukan karena almarhumah semasa hidup memiliki utang yang belum dibayar.
Dalam video tersebut, terlihat dua orang mendekati seorang kiai yang sedang memberikan sambutan sebelum pemberangkatan jenazah. Mereka meminta izin untuk menyampaikan perihal utang almarhumah.
“Kiaeh tak langkong, abdhinah bedeh se epadepak aginah, tak langkong (Kiai mohon maaf, saya ada yang ingin disampaikan mohon maaf),” ujar seorang emak-emak di tengah kerumunan pelayat, seperti dikutip dari detikJatim, Senin (3/3/2026).
Emak-emak tersebut menjelaskan bahwa almarhumah memiliki utang berupa 25 gram emas dan uang sebesar 15 juta rupiah, sehingga total utang diperkirakan mencapai 215 juta rupiah.
“Panikah almarhum andik otang, sagemik gram emas biasah, pesse lema belles juta, perkiraan duratos lema beles jutah otangah (Almarhumah ini punya utang, 25 gram emas, uang 15 juta, diperkirakan 215 juta utangnya),” lanjutnya.
Alasan penyampaian hal tersebut di tengah suasana duka, menurut emak-emak itu, adalah karena pihak keluarga almarhumah selama ini tidak memberikan respons. Mereka meminta pertanggungjawaban dari pihak keluarga sebelum jenazah dimakamkan.
“Tak langkong jek koburagi montak tage bedeh nyandek nakpotonah maupun suaminah maupun tretannah tak langkong jek koburagi manggu petong Toron. (Maaf jangan dikuburkan sebelum ada yang bertanggung jawab anaknya maupun suaminya maupun saudaranya, maaf jangan dikuburkan meskipun sampai tujuh turunan),” bebernya (*)







