Trump Geram Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Tertinggi Iran: Kesalahan Besar!

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. foto: istimewa

Jakarta, Lini Indonesia – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan kritik terhadap keputusan Iran yang menunjuk Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi negara tersebut. Menurut Trump, pemilihan putra dari mendiang Ali Khamenei itu merupakan langkah yang keliru dan berpotensi menimbulkan konsekuensi besar bagi Iran.

Dalam wawancara dengan NBC News yang dikutip sejumlah media internasional, Trump menilai keputusan tersebut sebagai kesalahan besar yang dibuat oleh elite politik Iran. Ia bahkan meragukan apakah kepemimpinan Mojtaba Khamenei akan mampu bertahan lama di tengah situasi politik dan militer yang sangat tegang di kawasan Timur Tengah.

Read More

“Mereka membuat kesalahan besar. Saya tidak tahu apakah itu akan bertahan lama, tetapi menurut saya itu keputusan yang sangat keliru,” ujar Trump.

Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dengan Amerika Serikat serta sekutunya, termasuk Israel. Washington sebelumnya secara terbuka menyatakan keberatan terhadap kemungkinan Mojtaba Khamenei menggantikan ayahnya, yang tewas dalam serangan militer gabungan Amerika Serikat dan Israel pada akhir Februari lalu.

Trump bahkan menegaskan bahwa dirinya tidak menerima Mojtaba sebagai sosok yang layak memimpin Iran. Menurutnya, pemimpin baru Iran seharusnya mampu membawa stabilitas serta hubungan yang lebih konstruktif dengan negara-negara lain di kawasan.

Ia juga menilai Mojtaba Khamenei memiliki reputasi sebagai tokoh garis keras yang diperkirakan akan melanjutkan kebijakan konfrontatif seperti yang dijalankan ayahnya selama puluhan tahun memimpin Iran. Pandangan tersebut membuat pemerintahan Amerika Serikat memandang suksesi tersebut dengan penuh kekhawatiran.

Saat ditanya lebih jauh mengenai kemungkinan hubungan Washington dengan Teheran setelah pergantian kepemimpinan tersebut, Trump hanya memberikan jawaban singkat.

“Kita lihat saja nanti,” katanya, seperti dilaporkan Al Jazeera.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *