Jakarta, Lini Indonesia – Persaingan nomor beregu bulutangkis Asian Games 2026 segera dimulai. Indonesia kini telah mengetahui jalur pertandingan yang harus dilewati setelah undian beregu putra dan putri digelar di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Sabtu (19/9/2026).
Hasil undian memberikan situasi berbeda bagi kedua tim Indonesia. Skuad putra memperoleh keuntungan karena langsung ditempatkan di perempat final setelah mendapat status bye pada babak 16 besar.
Pertandingan pertama tim putra Indonesia baru akan berlangsung pada Selasa (22/9/2026). Lawan yang menunggu di babak perempat final akan ditentukan dari duel Malaysia kontra Mongolia.
Berbeda dengan tim putra, sektor putri harus lebih dahulu melewati babak 16 besar. Indonesia dijadwalkan menghadapi Mongolia pada Minggu (20/9/2026) pukul 07.30 WIB. Apabila berhasil menang, Taiwan menjadi calon lawan berikutnya di perempat final.
Kondisi tersebut membuat tim pelatih mulai menyesuaikan persiapan berdasarkan jalur pertandingan yang sudah diketahui. Kabid Binpres Pelatnas PBSI Eng Hian menyebut pemetaan terhadap calon lawan sebenarnya telah dilakukan sejak sebelum undian.
Kini, hasil undian membuat persiapan tersebut bisa dibuat lebih terperinci, termasuk dalam menentukan strategi menghadapi masing-masing tim.
“Kami sudah memetakan kekuatan calon-calon lawan. Dengan sudah rilisnya undian maka sekarang kami bisa lebih detil dan spesifik untuk menyiapkan strategi,” ujar Eng Hian dalam keterangannya, Sabtu (19/9/2026).
Selain strategi pertandingan, kondisi pemain juga menjadi perhatian PBSI. Eng Hian meminta para atlet tidak hanya menjaga kesiapan secara teknis, tetapi juga memastikan kondisi nonteknis tetap terkontrol selama persiapan menuju pertandingan.
Ia mengingatkan pemain untuk tidak membiarkan target dan harapan justru menjadi tekanan tambahan.
“Saya berpesan kepada anak-anak untuk tetap menjaga kondisi baik teknis maupun non-teknis. Tetap fokus dengan apa yang sudah disiapkan serta menjaga ekspektasi serta harapan agar tidak menjadi beban yang berlebihan,” katanya.
Tim putra secara khusus mendapat waktu persiapan yang lebih panjang. Menurut Eng Hian, jeda sebelum pertandingan dapat dimanfaatkan untuk mempererat koordinasi tim sekaligus melakukan analisis lebih dalam terhadap calon lawan.
Salah satu pemain yang mulai melihat kemungkinan jalur pertandingan adalah Jonatan Christie. Tunggal putra Indonesia tersebut menilai fokus utama saat ini adalah menjalani setiap tahapan pertandingan tanpa kehilangan konsentrasi.
Bagi Jonatan, potensi pertemuan dengan Malaysia di perempat final juga perlu dipersiapkan sejak awal. Ia bersama tim pelatih berencana membahas lebih jauh karakter pemain-pemain tunggal Malaysia dan berbagai kemungkinan yang dapat muncul dalam pertandingan.
“Kemungkinan besar akan bertemu Malaysia di perempatfinal, jadi prepare-nya dari sekarang sudah fokus ke pemain-pemain tunggal mereka. Satu sampai dua hari ini akan diskusi lagi dengan pelatih tentang kemungkinan-kemungkinan apa saja yang akan terjadi nantinya,” jelas Jonatan.
Nomor beregu menjadi salah satu agenda awal cabang bulutangkis Asian Games 2026. Pertandingan sektor putri akan membuka persaingan pada Minggu (20/9/2026), sebelum tim putra Indonesia memulai perjuangannya dua hari kemudian.(*)







