Viral! Pria Diduga Lecehkan Wanita di Bus JR Connexion, Begini Kronologinya

Jakarta, Lini Indonesia - Seorang pria bernama Fariz Maulana diamankan petugas setelah diduga melakukan pelecehan terhadap seorang penumpang wanita di dalam bus JR Connexion rute Juanda-Tamansari Bogor. Peristiwa tersebut sempat direkam oleh penumpang lain hingga videonya beredar di media sosial.. foto: ist

Jakarta, Lini Indonesia – Seorang pria bernama Fariz Maulana diamankan petugas setelah diduga melakukan pelecehan terhadap seorang penumpang wanita di dalam bus JR Connexion rute Juanda-Tamansari Bogor. Peristiwa tersebut sempat direkam oleh penumpang lain hingga videonya beredar di media sosial.

Kejadian bermula ketika Fariz duduk bersebelahan dengan seorang wanita di dalam bus. Dalam video yang beredar, pria berkemeja merah dan berkacamata hitam itu terlihat berada di kursi penumpang. Ia disebut melakukan tindakan pelecehan dengan berpura-pura tidur.

Read More

Korban yang menyadari tindakan tersebut kemudian menunjukkan reaksi keras. Ia terlihat memegang kerah baju Fariz sambil meluapkan kemarahannya. Korban juga mengaku sampai gemetar akibat kejadian tersebut.

“Sampai gemetar tahu nggak,” ujar korban dalam video yang beredar.

Situasi di dalam bus kemudian menjadi perhatian penumpang lainnya. Korban menjelaskan bahwa dirinya telah mengalami pelecehan. Dalam kondisi emosi, korban terlihat memukuli pria tersebut, sementara penumpang lain meminta agar polisi dipanggil.

“Nggak sopan banget sih pak, biar apa kayak gitu. Bawa polisi pak,” teriak salah seorang penumpang.

Fariz kemudian diamankan ke Kantor Induk PJR Jagorawi pada Kamis (17/9/2026) malam. Kepala Induk PJR Tol Jagorawi Kompol Akhmad Jajuli mengatakan Fariz sempat membantah ketika pertama kali dimintai keterangan.

Namun, setelah menjalani interogasi, Fariz akhirnya mengakui perbuatannya dan kemudian membuat surat pernyataan.

“Tadinya awalnya itu nggak mau mengaku, mengelak lah. Tapi akhirnya mengaku terus bikin surat pernyataan,” ujar Jajuli, Jumat (18/9/2026) dikutip dari CNN.

Jajuli menjelaskan, berdasarkan pengakuan Fariz, tindakan yang dilakukan terhadap korban berupa memegang paha.

“Pengakuannya sih baru pegang paha, jadi bukan menggerayangi. Jadi mungkin pegang paha, terus langsung korbannya itu marah atau apa gitu ya,” ujarnya.

Setelah diamankan, Fariz juga menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada korban. Suami korban diketahui turut mendatangi Kantor Induk PJR Jagorawi setelah mengetahui istrinya mengalami kejadian tersebut.

Meski demikian, korban dan suaminya memilih untuk tidak melanjutkan persoalan tersebut ke proses hukum. Keduanya menerima permintaan maaf Fariz dan memilih menyelesaikan persoalan tersebut secara damai.

“Sudah saling memaafkan dan pelaku sudah buat surat pernyataan,” kata Jajuli.

Fariz kemudian membuat video permintaan maaf. Dalam pernyataannya, ia mengaku khilaf dan menyebut kejadian tersebut sebagai pelajaran bagi dirinya.

“Saya Fariz Maulana (menyebutkan nomor KTP) menyatakan khilaf dan maaf kepada ibu di sebelah saya di bus jurusan Blok M-Bogor. Bus tersebut berangkat pada 17 September 2024 dari Jakarta sekitar pukul 17.45 WIB,” kata Fariz dalam video.

Ia juga menyatakan telah bertobat dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya. Fariz bahkan menyatakan siap bertanggung jawab sesuai ketentuan hukum apabila kembali melakukan tindakan serupa terhadap korban maupun perempuan lainnya.

“Jika saya melakukan hal tersebut lagi, baik dengan beliau maupun kepada pihak lain, saya siap bertanggung jawab sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya.(*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *