Jakarta, Lini Indonesia – Internal PDIP seolah pecah kongsi soal dana Makan Bergizi Gratis (MBG). Saat sebagian koleganya teriak kecolongan anggaran pendidikan, Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, Said Abdullah, justru blak-blakan mengamini urusan duit MBG sudah disepakati bulat oleh seluruh fraksi di Senayan.
Said menegaskan bahwa anggaran yang mencuplik jatah pendidikan itu bukan barang gelap, melainkan hasil rembuk bersama pemerintah dan DPR untuk APBN 2025-2026.
“Saya mengamini apa yang disampaikan oleh Pak Teddy, Menseskab, bahwa anggaran MBG dibahas dan disetujui bersama antara pemerintah dan DPR sejak 2025, dan 2026, sebagaimana yang tertuang dalam APBN. Seluruh fraksi bulat menyetujui APBN tahun 2025 dan 2026, yang di dalamnya menganggarkan MBG,” tegas Said, Jakarta, Jumat (27/2/2026). dikutip dari inilah.com
Tak mau cuci tangan, Said menyatakan dirinya dan seluruh anggota DPR siap memikul tanggung jawab etik serta konstitusional. Baginya, MBG adalah prioritas Presiden Prabowo yang tak perlu diperdebatkan lagi status hukumnya di APBN.
“Dengan demikian, saya dan seluruh anggota DPR bertanggungjawab secara etik dan konstitusional atas persetujuan anggaran MBG. Kami di DPR, terutama saya selaku Ketua Banggar DPR tidak akan berpaling soal anggaran MBG,” lanjutnya.
Said percaya program ini adalah intervensi nyata buat gizi anak-anak. Namun, ia tetap mengingatkan agar pemerintah tidak ugal-ugalan dalam eksekusi.
“Namun kita berikan catatan soal MBG adalah tata kelolanya. Tata kelola MBG perlu diperbaiki agar apa yang diniatkan intervensi gizi oleh Presiden Prabowo dapat tercapai,” imbuhnya.
Lucunya, nyanyian berbeda justru datang dari rekan separtainya sendiri di Komisi X, MY Esti Wijayati. Esti meradang melihat angka Rp223,5 triliun untuk makan gratis harus “menggerogoti” total Rp769 triliun anggaran pendidikan nasional.
“Itu juga secara jelas dinyatakan bahwa Rp769 triliun anggaran pendidikan itu di antaranya digunakan untuk MBG sebanyak sebesar Rp223,5 triliun. Itu resmi di dalam buku lampiran APBN,” cetus Esti di Lenteng Agung, Rabu (25/2). (*)







