Jakarta, Lini Indonesia – Sebuah bangunan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih di Kabupaten Malang menjadi perbincangan hangat di media sosial. Penyebabnya bukan karena desain bangunannya, melainkan lokasi yang dinilai tidak lazim karena berada tepat di seberang aliran sungai tanpa terlihat adanya akses jalan menuju bangunan.
Video yang memperlihatkan kondisi tersebut diunggah oleh akun Instagram @informasi_malangraya dan dengan cepat menarik perhatian warganet.
“Keberadaan Kopdes Merah Putih di Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang. Terlihat bangunan itu berada di tengah sungai,” tulisnya.
Dalam rekaman itu tampak sebuah bangunan permanen satu lantai yang dicat kombinasi abu-abu dan putih, dilengkapi beberapa pintu harmonika berwarna merah. Di bagian depan bangunan terpampang tulisan “Koperasi Desa/Kelurahan (KDKMP) Merah Putih Desa Sidodadi.”
Yang menjadi sorotan adalah kondisi di depan bangunan. Alih-alih memiliki halaman atau area parkir, bagian depannya justru berbatasan langsung dengan aliran sungai berair hijau yang cukup lebar.
Dari video yang beredar, tidak terlihat adanya jembatan maupun akses jalan yang menghubungkan bangunan dengan jalan utama, sehingga memunculkan pertanyaan mengenai bagaimana masyarakat nantinya dapat menjangkau lokasi tersebut.
Meski demikian, sejumlah warganet menduga video tersebut direkam ketika proses pembangunan kawasan belum sepenuhnya selesai. Mereka memperkirakan akses menuju bangunan masih akan dibangun sebagai bagian dari penyelesaian proyek.
Informasi yang beredar menyebutkan bangunan Kopdes Merah Putih tersebut berada di Desa Sidodadi, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang*. Proyek pembangunan fisiknya dikabarkan telah mencapai sekitar 98 persen, sehingga hanya menyisakan beberapa pekerjaan penyempurnaan sebelum dapat mulai dioperasikan.
Koperasi Desa Merah Putih merupakan salah satu program pemerintah yang dirancang sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat desa. Selain menyediakan layanan simpan pinjam, koperasi ini juga dipersiapkan menjadi tempat penyaluran berbagai barang bersubsidi, toko kebutuhan pokok, hingga layanan apotek desa.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat perekonomian di tingkat desa. Presiden Prabowo Subianto juga telah mengarahkan agar distribusi berbagai barang subsidi pemerintah dilakukan melalui jaringan Koperasi Desa Merah Putih sehingga penyalurannya lebih tepat sasaran dan mudah dijangkau masyarakat.
Sementara itu, hingga informasi ini dipublikasikan, belum ada penjelasan resmi dari Pemerintah Desa Sidodadi maupun instansi terkait mengenai kondisi akses menuju bangunan koperasi yang tengah menjadi sorotan tersebut.(*)







