Dua Pemain Adu Pukul, Tiga Kartu Merah! Drama Panas Borneo FC vs Bali United

Dua Pemain Adu Pukul, Tiga Kartu Merah! Drama Panas Borneo FC vs Bali United. foto: ist

Jakarta, Lini Indonesia – Borneo FC berhasil mengamankan kemenangan 1-0 atas Bali United pada pekan ketiga Super League 2026/2027 di Stadion Segiri, Minggu (20/9). Namun, pertandingan tersebut juga diwarnai insiden yang membuat dua pemain mendapat kartu merah langsung setelah terlibat benturan di tengah pertandingan.

Dua pemain yang diusir wasit adalah Rifad Marasabessy dari Borneo FC dan Rahmat Arjuna dari Bali United. Keduanya harus meninggalkan lapangan setelah terlibat aksi saling pukul.

Insiden tersebut bermula pada menit ke-21. Rifad masuk ke lapangan untuk menggantikan Komang Teguh Trisnanda yang mengalami cedera. Kehadiran Rifad membuat susunan lini belakang Borneo FC mengalami perubahan.

Sekitar 14 menit kemudian, pertandingan memasuki situasi panas di area tengah lapangan. Saat Bali United sedang menguasai permainan, Rifad dan Rahmat terlihat berlari berdekatan. Keduanya kemudian terlibat kontak fisik.

Dalam momen tersebut, tangan Rifad terlihat mengenai bagian wajah Rahmat. Pemain Bali United itu kemudian memberikan respons dengan melayangkan pukulan ke arah tengkuk Rifad.

Rifad yang terkena pukulan tersebut langsung membalas. Ia melepaskan pukulan ke arah Rahmat hingga pemain Bali United itu terjatuh di lapangan dan harus mendapat perhatian dari tim medis.

Wasit Naufal Adya Fairuski segera menghentikan pertandingan. Setelah mendatangi lokasi kejadian, wasit langsung memberikan kartu merah kepada Rifad.

Keputusan tersebut sempat diprotes para pemain Borneo FC. Rifad juga mencoba menjelaskan kepada wasit bahwa dirinya terlebih dahulu mendapat pukulan dari Rahmat dengan menunjukkan gerakan ke arah tengkuk.

Tak lama kemudian, wasit mendapat rekomendasi dari tim Video Assistant Referee (VAR) untuk meninjau kembali kejadian tersebut. Naufal pun menuju monitor VAR untuk melihat insiden secara lebih jelas.

Hasil peninjauan VAR membuat keputusan berubah. Rahmat juga kemudian diganjar kartu merah langsung karena aksi pukulannya terhadap Rifad.

Saat keputusan tersebut diambil, Rahmat sedang ditandu keluar lapangan untuk menjalani perawatan. Dengan kartu merah itu, pemain Bali United tersebut dipastikan tidak dapat kembali bermain.

Keputusan wasit sempat mendapat protes dari pelatih Bali United, Jan Jansen. Naufal kemudian menghampiri Jansen dan memberikan penjelasan mengenai keputusan yang diambil.

Percakapan keduanya berlangsung kurang dari 30 detik. Setelah mendengarkan penjelasan wasit, Jansen tampak menerima keputusan tersebut dan pertandingan kembali dilanjutkan.

Borneo FC akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 1-0. Satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut dicetak Juan Villa melalui eksekusi penalti pada menit ke-54.

Penalti diberikan setelah Tim Geypens melakukan pelanggaran di area terlarang. Juan Villa yang maju sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dan membawa Borneo FC unggul.

Pertandingan kembali diwarnai kartu merah pada menit ke-71. Tim Charles Pieter Receveur harus meninggalkan lapangan setelah wasit menilai dirinya melakukan pelanggaran keras terhadap pemain Borneo FC.

Dengan demikian, laga Borneo FC kontra Bali United tidak hanya menghasilkan tiga kartu merah, tetapi juga berlangsung dalam tensi tinggi hingga pertandingan berakhir. Borneo FC akhirnya mempertahankan keunggulan 1-0 dan mengamankan tiga poin di kandang.(*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *