Anggota DPR Gus Hilman Lewati Masa Kritis Pascakecelakaan Tol Paspro, Dua Staf Meninggal

Surabaya, Lini Indonesia – Anggota DPR RI Muhammad Hilman Mufidi atau Gus Hilman dikabarkan telah melewati fase kritis setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di ruas Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro). Saat ini, politisi muda dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut masih menjalani perawatan dan pemulihan intensif.

Kabar mengenai perkembangan kondisi Gus Hilman disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, pada Minggu (24/5/2026). Ia menyebut kondisi rekannya itu semakin membaik dibandingkan saat pertama kali mendapat penanganan medis usai kecelakaan.

Read More

“Alhamdulillah sudah melewati masa kritis. Kita doakan bersama ya,” ujar Lalu dikutip detik.

Ia berharap proses pemulihan berjalan lancar sehingga Gus Hilman dapat segera kembali beraktivitas dan menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat. Lalu juga meminta masyarakat turut memberikan doa bagi kesembuhan putra Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid, tersebut.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Kota, Aipda Taufik, menjelaskan bahwa terdapat empat orang di dalam mobil saat kecelakaan terjadi. Dua orang meninggal dunia, sedangkan dua korban lainnya mendapatkan penanganan medis.

Kecelakaan yang menimpa Gus Hilman terjadi pada Sabtu (23/5/2026) saat kendaraan Toyota Innova yang ditumpanginya melintas di Tol Pasuruan-Probolinggo. Insiden itu berujung duka setelah dua orang yang berada dalam rombongan meninggal dunia.

Korban tewas diketahui merupakan staf Gus Hilman, yakni Alex Anwaruh dan Adinda Najwa. Sementara Gus Hilman bersama sopir kendaraan berhasil selamat, meski sempat mengalami luka serius dan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.

“Untuk korban ada empat orang. Dua meninggal dunia, satu dirujuk ke RSUD dr Soetomo Surabaya dan satu lainnya dirawat di rumah sakit,” kata Taufik.

Menurutnya, salah satu korban dirujuk ke RSUD dr Soetomo Surabaya, sementara korban lainnya menjalani perawatan di rumah sakit setempat.

Sejauh ini, penyebab pasti kecelakaan masih didalami oleh kepolisian. Namun hasil penyelidikan sementara mengarah pada dugaan faktor kelelahan atau hilangnya konsentrasi pengemudi saat kendaraan melaju di jalur cepat.

Taufik menjelaskan, mobil yang bergerak dari arah timur menuju barat diduga tidak lagi terkendali setelah pengemudi mengantuk. Dalam kondisi tersebut, kendaraan tetap melaju hingga akhirnya menabrak bagian belakang dump truck yang berada di lajur kiri.

Benturan terjadi pada sisi belakang kanan dump truck yang melaju searah dengan kendaraan rombongan Gus Hilman. Akibat tabrakan keras tersebut, dua penumpang meninggal dunia, sementara dua lainnya mengalami luka dan harus mendapatkan perawatan medis.

Polisi masih mengumpulkan keterangan serta bukti tambahan guna mengungkap secara pasti penyebab kecelakaan maut tersebut. Sementara itu, kondisi Gus Hilman yang disebut telah melewati masa kritis menjadi kabar baik di tengah duka yang menyelimuti peristiwa tersebut.(*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *