Petenis Janice Tjen Bangga Tampil di Wimbledon 2026, Siap Harumkan Nama Indonesia

Petenis Janice Tjen Bangga Tampil di Wimbledon 2026, Siap Harumkan Nama Indonesia. foto: ist

Jakarta, Lini Indonesia – Nama Janice Tjen kembali menjadi sorotan setelah memastikan diri tampil di Wimbledon 2026. Turnamen Grand Slam yang berlangsung di All England Club, London, menjadi pengalaman perdana bagi petenis Indonesia tersebut bermain di ajang tenis paling bergengsi di lapangan rumput.

Janice mengaku antusias sekaligus bangga dapat mewakili Indonesia dalam kompetisi yang memiliki sejarah panjang di dunia tenis. Baginya, tampil di Wimbledon merupakan pencapaian penting dalam perjalanan karier profesionalnya.

Read More

“Sangat sangat spesial untuk bisa main di Wimbledon pertama kali, dan juga membawa nama Indonesia di Wimbledon kali ini,” ujar Janice dalam laman Wimbledonm.

Langkah pertama Janice di Wimbledon langsung menghadirkan tantangan berat. Pada babak pembuka, ia dijadwalkan menghadapi petenis Kanada, Leylah Fernandez, yang menempati unggulan ke-22 turnamen. Pertandingan keduanya dijadwalkan berlangsung pada Senin malam WIB.

Meski lawannya memiliki peringkat yang lebih tinggi di ranking WTA, Janice datang dengan modal kepercayaan diri. Pasalnya, dua pertemuan sebelumnya selalu berakhir dengan kemenangan petenis berusia 23 tahun tersebut.

Pertemuan pertama terjadi pada Australian Open 2026. Saat itu Janice tampil impresif dengan menundukkan Fernandez dalam dua set langsung. Sebulan kemudian, keduanya kembali berhadapan di Dubai Duty Free Tennis Championships, dan hasilnya kembali berpihak kepada wakil Indonesia melalui pertandingan yang berlangsung sengit.

Rekor head-to-head 2-0 tersebut menjadi bekal positif bagi Janice, meski secara klasemen dunia ia masih berada di posisi ke-42, sedangkan Fernandez menempati peringkat ke-24 WTA.

Sepanjang musim 2026, baik Janice maupun Fernandez memang belum berhasil mengangkat trofi di nomor tunggal. Namun, Janice menunjukkan performa konsisten di sektor ganda dengan mengoleksi dua gelar internasional.

Gelar pertamanya diraih pada turnamen WTA 250 Hobart bersama petenis Polandia, Katarzyna Piter. Sementara trofi kedua berhasil diamankan di ajang WTA 125 Birmingham ketika berduet dengan petenis Australia, Talia Gibson.

Laga pembuka Wimbledon diperkirakan berlangsung sengit. Berdasarkan dua pertemuan sebelumnya yang sama-sama diwarnai tie-break, duel kali ini diprediksi kembali berlangsung ketat dengan peluang kemenangan terbuka bagi kedua pemain.

Tak hanya tampil di nomor tunggal, Janice juga akan berlaga di sektor ganda putri bersama Aldila Sutjiadi. Pasangan Indonesia itu dijadwalkan menghadapi duet tuan rumah Harriet Dart dan Maia Lumsden pada babak pertama yang akan digelar Kamis (2/7).

Melalui penampilan di Wimbledon tahun ini, Janice tidak hanya memburu hasil terbaik di Grand Slam pertamanya, tetapi juga berupaya melanjutkan tren positif yang telah ditunjukkan sepanjang musim, sekaligus mengangkat prestasi tenis Indonesia di level internasional.(*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *