Jakarta, Lini Indonesia – Timnas Indonesia harus mengakhiri perjalanan di Piala AFF 2026 setelah gagal melaju ke babak semifinal. Skuad Garuda hanya mampu bermain imbang 1-1 saat menghadapi tuan rumah Singapura di Stadion Jalan Besar.
Hasil tersebut membuat Indonesia gagal mengamankan posisi dua besar klasemen grup. Padahal, Timnas Indonesia menutup fase grup dengan koleksi tujuh poin dari empat pertandingan.
Torehan tersebut didapat dari dua kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan. Namun, perolehan poin itu belum cukup untuk membawa Indonesia melanjutkan perjuangan ke babak semifinal ASEAN Championship 2026.
Kegagalan tersebut langsung mendapat perhatian dari Ketua PSSI Erick Thohir. Ia memastikan bahwa federasi akan melakukan evaluasi terhadap performa Timnas Indonesia selama mengikuti Piala AFF 2026.
Erick berharap evaluasi tersebut dapat menjadi bahan pembenahan agar Timnas Indonesia mampu tampil lebih baik pada sejumlah turnamen yang akan datang.
“Terima kasih untuk seluruh pemain, pelatih dan ofisial Timnas Indonesia yang telah berjuang di ASEAN Championship 2026,” tulis Erick Thohir melalui akun Instagram pribadinya.
Ia kemudian menyampaikan bahwa hasil yang diraih di turnamen tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi tim.
“Kami akan melakukan evaluasi terhadap hasil di ASEAN Championship 2026 agar Timnas Indonesia lebih siap untuk menghadapi sejumlah turnamen penting ke depan,” lanjut Erick.
Kegagalan di Piala AFF 2026 juga membuat penantian Timnas Indonesia untuk meraih gelar juara di turnamen Asia Tenggara tersebut kembali berlanjut.
Sejak Piala AFF pertama kali digelar pada 1996, Indonesia belum sekalipun berhasil menjadi juara. Skuad Garuda beberapa kali mampu mencapai partai final, tetapi selalu gagal mengangkat trofi juara.
Setelah tersingkir dari Piala AFF 2026, Timnas Indonesia kini akan mengalihkan fokus ke agenda berikutnya. Skuad Garuda direncanakan tampil pada FIFA ASEAN Championship yang dijadwalkan berlangsung dalam periode FIFA Matchday September-Oktober mendatang.
Ajang tersebut akan menjadi kesempatan bagi Timnas Indonesia untuk memperbaiki performa sekaligus mempersiapkan diri menghadapi sejumlah agenda penting berikutnya.(*)







