Cara Bikin Foto Gaya 80-an di ChatGPT yang Lagi Viral, Cukup Upload Foto dan Pakai Prompt Ini

Jakarta, Lini Indonesia - Tren mengubah foto masa kini menjadi potret bergaya 1980-an tengah ramai dibagikan di media sosial. Dengan bantuan kecerdasan buatan (AI), pengguna dapat membuat dirinya seolah-olah sedang berada di era 80-an lengkap dengan gaya rambut, pakaian, aksesori hingga karakter foto jadul.foto: ist

Jakarta, Lini Indonesia – Tren mengubah foto masa kini menjadi potret bergaya 1980-an tengah ramai dibagikan di media sosial. Dengan bantuan kecerdasan buatan (AI), pengguna dapat membuat dirinya seolah-olah sedang berada di era 80-an lengkap dengan gaya rambut, pakaian, aksesori hingga karakter foto jadul.

Tren tersebut dikenal sebagai ChatGPT 80s photo trend atau Glorious 80s trend. Foto hasil editannya dibuat menyerupai potret yang diambil pada dekade 1980-an dengan sentuhan warna hangat, efek grain, pencahayaan khas kamera lama dan busana yang identik dengan masa tersebut.

Menariknya, pengguna tidak harus menguasai aplikasi editing foto untuk mengikuti tren ini. Prosesnya dapat dilakukan langsung melalui ChatGPT dengan memanfaatkan fitur pengolahan gambar dan pilihan gaya “80s Flashback”.

Cara membuat foto ala 80-an di ChatGPT

Bagi yang ingin mencoba tren tersebut, proses pembuatannya cukup sederhana. Berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan:

  1. Buka aplikasi ChatGPT melalui ponsel atau perangkat yang digunakan.
  2. Masuk ke fitur Gambar untuk memulai proses pembuatan atau pengeditan foto.
  3. Pilih gaya “80s Flashback” jika opsi tersebut tersedia di akun atau aplikasi yang digunakan.
  4. Setelah itu, unggah foto dari galeri. Pengguna juga dapat mengambil foto baru secara langsung menggunakan kamera.
  5. Tentukan gaya yang diinginkan. Jika menggunakan preset, ChatGPT akan memberikan sentuhan visual khas era 1980-an secara otomatis.
  6. Tunggu sampai proses pengolahan gambar selesai. AI kemudian akan menghasilkan versi baru dari foto tersebut dengan tampilan retro.
  7. Jika hasilnya sudah sesuai, simpan gambar atau bagikan ke media sosial seperti Instagram, TikTok maupun X.

Fitur tersebut membuat pengguna tidak harus menulis prompt panjang dari awal. Namun, hasil foto masih dapat diarahkan kembali dengan memberikan instruksi tambahan sesuai tampilan yang diinginkan.

Bisa pakai prompt sendiri

Selain menggunakan preset “80s Flashback”, pengguna juga dapat memberikan perintah atau prompt secara manual agar hasilnya lebih spesifik.

Misalnya, pengguna ingin mendapatkan foto seperti potret keluarga yang diambil pada pertengahan era 1980-an. Prompt yang bisa digunakan antara lain:

“Ubah foto ini menjadi potret bergaya tahun 1985. Pertahankan wajah, karakter, warna kulit, dan ciri utama orang dalam foto. Gunakan gaya rambut, pakaian, aksesori, pencahayaan, serta latar yang khas era 1980-an. Buat hasilnya terlihat seperti foto analog asli dengan sedikit grain, warna yang agak pudar, efek flash langsung dan nuansa kamera film jadul. Hindari benda-benda modern.”

Prompt tersebut masih bisa dikembangkan. Misalnya, pengguna dapat meminta latar berupa studio foto tahun 80-an, suasana pesta, ruang keluarga, pusat permainan arcade atau gaya foto majalah lawas.

Dengan memberikan detail yang lebih spesifik, hasil visual yang dihasilkan AI juga dapat diarahkan agar sesuai dengan konsep yang diinginkan. Tren ini memang memungkinkan pengguna mengubah bukan hanya pakaian, tetapi juga rambut, aksesori, suasana dan latar foto.

Tips agar hasil foto 80-an lebih bagus

Ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan sebelum mengunggah foto ke ChatGPT.

Pertama, gunakan foto dengan wajah yang terlihat jelas dan pencahayaan cukup. Foto yang terlalu gelap atau buram dapat membuat detail wajah lebih sulit dipertahankan.

Kedua, pilih gambar dengan posisi wajah yang tidak terlalu tertutup objek lain. Foto setengah badan atau close-up juga dapat membantu AI menangkap karakter wajah dengan lebih baik.

Ketiga, jangan hanya menuliskan perintah seperti “buat foto ini jadi tahun 80-an”. Jika menginginkan hasil tertentu, jelaskan bagian yang ingin diubah, mulai dari model rambut, pakaian, aksesori, lokasi hingga jenis pencahayaan.

Pengguna juga dapat melakukan revisi setelah gambar pertama selesai dibuat. Misalnya dengan meminta rambut dibuat lebih besar, mengganti pakaian menjadi busana khas 1980-an atau mengubah latar menjadi studio foto jadul.

Hasilnya bisa langsung dibagikan ke media sosial

Setelah mendapatkan foto yang sesuai, gambar tersebut dapat disimpan dan diunggah ke media sosial. Tren ini juga banyak dikaitkan dengan fitur Add Yours di Instagram, sehingga pengguna dapat ikut membagikan versi foto 80-an mereka dan mengajak pengguna lain melakukan hal serupa.

Meski terlihat seperti foto lama, gambar tersebut sebenarnya merupakan hasil olahan AI. Karena itu, pengguna sebaiknya tetap memperhatikan informasi pribadi yang terlihat dalam foto sebelum membagikannya secara publik.(*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *