Profil Sekda Pekalongan, Mohammad Yulian Akbar yang Ikut Kena OTT KPK, Hartanya Rp3,8 Miliar

Profil Sekda Pekalongan, Mohammad Yulian Akbar yang Ikut Kena OTT KPK, Hartanya Rp3,8 Miliar

Pekalongan, Lini Indonesia – Total ada 12 orang yang ikut terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

Dua di antaranya Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dan Sekda Pemkab Pekalongan, Mohammad Yulian Akbar.

Read More

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, 12 orang itu berasal dari berbagai latar belakang, mulai kepala daerah, Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga swasta.

“Salah satunya adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Pekalongan,” ujarnya dikutip dari Tribunnews.com, Selasa (3/3/2026).

Budi melanjutkan, ke-12 orang sudah tiba di gedung KPK Jakarta guna dimintai keterangan.

Keterangan dari setiap pihak yang diamankan dibutuhkan untuk melengkapi bukti-bukti awal yang sudah dikumpulkan dalam tahap penyelidikan tertutup ini.

Hingga berita ini ditulis pukul 21.00 WIB, belum ada penetapan tersangka.

Sementara dugaan kasusnya adalah pengadaan barang dan jasa di Pemkab Pekalongan.

“Adapun dugaan tindak pidana korupsi dalam peristiwa tertangkap tangan ini adalah berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa,” imbuh Budi.

Siapa Mohammad Yulian Akbar?

Dirangkum dari prokompim.setda.pekalongankab.go.id, Yulian kecil lahir di Pekalongan, pada 10 Juli 1975 silam.

Ia kini telah berusia 51 tahun.

Yulian mengalami pendidikannya di SD Negeri 01 Kedungwuni.

Kemudian lanjut di SMP Negeri 02 Pekalongan dan SMA Negeri 1 Kedungwuni.

Dirinya kemudian menimba ilmu di Universitas Diponegoro dengan mengambil S1 Ilmu Pemerintahan.

Sedangkan jenjang S2 ditempuhnya di jurusan Magister Administrasi Publik Universitas Gajah Mada (UGM).

Perjalan karier

Yulian mengawali kariernya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Adapun jabatan pentingnya baru diemban pada 2009.

Ia kala itu dipercaya sebagai Kepala Subid. Pemerintahan BAPPEDA & PM Kabupaten Pekalongan hingga 2010.

Yulian berpindah-pindah di berbagai dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.

Berikut perjalan karier selengkapnya hingga dipercaya sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan:

  1. Kepala Subbid. Pemerintahan BAPPEDA & PM Kabupaten Pekalongan (2009-2010)
  2. Kepala Bidang Perekonomian dan Penanaman Modal BAPPEDA Kabupaten Pekalongan (2010-2011)
  3. Kepala Bidang Kepemudaan DINPORAPAR Kabupaten Pekalongan (2011-2013)
  4. Kepala Bidang Perekonomian BAPPEDA Kabupaten Pekalongan (2014-2016)
  5. Kepala Bidang Program, Monitoring dan Evaluasi Pembangunan BAPPEDA Kabupaten Pekalongan (2016-2017)
  6. Sekretaris BAPPEDA Kabupaten Pekalongan (2017-2020)
  7. Kepala BAPPEDA Kabupaten Pekalongan (2020-2021)
  8. Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan (2021-Sekarang)

Harta Kekayaan

Yulian memiliki harta kekayaan mencapai Rp.3.897.600.000.Jumlah tersebut ia laporkan ke Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada 31 Desember 2024.

Berikut rincian lengkapnya.

Tanah Dan Bangunan Rp. 3.045.000.000

  1. Tanah Dan Bangunan Seluas 132 M2/50 M2 Di Kab / Kota Pekalongan, Hasil Sendiri Rp. 600.000.000
  2. Tanah Dan Bangunan Seluas 108 M2/40 M2 Di Kab / Kota Pekalongan, Hasil Sendiri Rp. 275.000.000
  3. Tanah Dan Bangunan Seluas 108 M2/100 M2 Di Kab / Kota Pekalongan, Hasil Sendiri Rp. 750.000.000
  4. Tanah Dan Bangunan Seluas 21 M2/21 M2 Di Kab / Kota Kota Semarang , Hasil Sendiri Rp. 400.000.000
  5. Tanah Dan Bangunan Seluas 148 M2/50 M2 Di Kab / Kota Pekalongan, Hasil Sendiri Rp. 370.000.000
  6. Tanah Dan Bangunan Seluas 465 M2/100 M2 Di Kab / Kota Pekalongan, Hasil Sendiri Rp. 650.000.000

Alat Transportasi Dan Mesin Rp. 90.000.000

  1. Mobil, Honda Jazz Tahun 2005, Hasil Sendiri Rp. 40.000.000
  2. Motor, Honda Supra Fit Tahun 2004, Hasil Sendiri Rp. 2.000.000
  3. Motor, Honda Solo Tahun 2021, Hasil Sendiri Rp. 23.000.000
  4. Motor, Honda Solo Tahun 2022, Hasil Sendiri Rp. 25.000.000

Harta Bergerak Lainnya Rp. 32.000.000

Surat Berharga Rp. —-

Kas Dan Setara Kas Rp. 130.600.000

Harta Lainnya Rp. 600.000.000

Sub Total Rp. 3.897.600.000

Utang Rp. —-

Total Harta Kekayaan (Ii-Iii) Rp. 3.897.600.000 (*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *