Jakarta, Lini Indonesia – Viralnya aksi teror pocong di berbagai daerah belakangan ini ramai menjadi perhatian di media sosial. Sejumlah video yang memperlihatkan sosok pocong muncul di jalanan, area publik, hingga permukiman warga membuat masyarakat resah sekaligus penasaran.
Fenomena tersebut ternyata juga terjadi di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Polisi pun bergerak setelah menemukan adanya aksi serupa yang dibuat untuk konten media sosial.
Polres Sragen mengamankan tiga remaja yang diduga membuat video bertema “pocong jadi-jadian” dan menyiarkannya secara langsung (live) melalui media sosial. Ketiganya diamankan di kawasan terowongan rel kereta api dekat Pasar Bunder Sragen.
Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto mengatakan pengungkapan itu berawal saat petugas Satuan Intelkam Polres Sragen melakukan patroli sekaligus memantau aktivitas media sosial.
“Petugas sedang melakukan patroli dan monitoring aktivitas di media sosial,” ujar Artanto, Kamis (28/5/2026) dikutip cnn.
Dari hasil pemeriksaan, ketiga remaja tersebut diketahui sengaja membuat konten horor menggunakan kostum pocong di sejumlah lokasi publik di Sragen. Beberapa lokasi yang digunakan di antaranya Stadion Taruna dan Alun-Alun Sasono Langen Putro.
Tiga remaja yang diamankan masing-masing berinisial RA (17), RG (17), dan JS (17). Dalam aksinya, salah satu remaja berperan memakai kostum pocong, sementara lainnya merekam dan menyiarkan video secara langsung.
Meski sempat membuat warga khawatir, polisi memastikan tidak ditemukan unsur tindak pidana lain dari aksi tersebut.
Kepolisian pun mengingatkan masyarakat agar tidak membuat konten yang berpotensi menimbulkan keresahan publik hanya demi menarik perhatian di media sosial.
“Ruang digital harus digunakan secara positif, kreatif, dan bertanggung jawab,” tegas Artanto.
Polisi juga memastikan patroli siber akan terus ditingkatkan guna mencegah munculnya konten serupa yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat.(*)







