Viral! ART Indonesia Diduga Dianiaya Majikan di Malaysia, 4 Pelaku Diamankan

Viral! ART Indonesia Diduga Dianiaya Majikan di Malaysia, 4 Pelaku Diamankan. foto: ist

Jakarta, Lini Indonesia – Sebuah video yang memperlihatkan aksi penganiayaan terhadap seorang asisten rumah tangga (ART) asal Indonesia di Johor Bahru, Malaysia, viral di media sosial dan menuai kecaman dari warganet.

Dalam rekaman yang beredar luas di berbagai platform, korban tampak diinterogasi dan diduga mengalami pemukulan oleh beberapa orang secara bergantian.

Read More

Video tersebut ramai dibagikan melalui Threads, Facebook, dan media sosial lainnya. Berdasarkan narasi yang beredar, empat orang yang diduga merupakan majikan korban terlibat dalam tindakan kekerasan tersebut.

Mereka terdiri dari dua pria dan dua wanita yang terlihat melakukan interogasi disertai dugaan penganiayaan terhadap ART asal Indonesia itu.

Menindaklanjuti viralnya video tersebut, Kepolisian Johor Bahru bergerak melakukan penyelidikan. Dalam konferensi pers yang digelar pada Minggu (15/6/2026), pihak kepolisian mengonfirmasi telah mengamankan empat warga negara Malaysia yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

Polisi menjelaskan bahwa keempat terduga pelaku merupakan dua pasangan suami istri. Mereka kini sedang menjalani pemeriksaan untuk mengungkap kronologi lengkap serta motif di balik dugaan tindakan kekerasan yang terekam dalam video viral tersebut.

Menurut hasil penyelidikan awal, peristiwa penganiayaan itu sebenarnya terjadi pada Juli 2025. Namun, kasus tersebut baru menjadi perhatian publik setelah rekaman videonya tersebar luas di media sosial dalam beberapa waktu terakhir.

Selain menyelidiki kasus yang menimpa korban dalam video, Kepolisian Johor juga tengah mendalami kemungkinan adanya korban lain. Aparat menemukan indikasi bahwa dua pekerja rumah tangga asal Indonesia lainnya mungkin pernah mengalami perlakuan serupa.

Sementara itu, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Johor Bahru telah berkoordinasi dengan pihak berwenang Malaysia terkait kasus tersebut.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Antara dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru, korban saat ini berada dalam kondisi aman dan tinggal sementara di rumah rekannya.

KJRI juga telah melaporkan kasus itu kepada kepolisian setempat serta terus memantau proses hukum yang berlangsung guna memastikan hak-hak korban mendapatkan perlindungan yang semestinya.(*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *