Surabaya Domino Tournament 2026, HGI Dorong Mind Sport Nasional

Surabaya Domino Tournament 2026 yang digelar di salah satu mall di Surabaya (Foto: Humas)
Surabaya Domino Tournament 2026 yang digelar di salah satu mall di Surabaya (Foto: Humas)

Surabaya, Lini Indonesia –  Domino tak lagi sekadar permainan santai. Melalui Surabaya Domino Tournament 2026, permainan ini kini didorong naik kelas menjadi olahraga pikiran atau mind sport yang kompetitif dan terstruktur.

Turnamen yang digelar di Grand City Convention Hall Surabaya pada 18–19 April 2026 ini menghadirkan 768 pasangan atau lebih dari 1.500 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Ratusan meja pertandingan terisi penuh, memperlihatkan intensitas permainan yang mengandalkan strategi, konsentrasi, dan ketepatan membaca lawan.

Read More

Perwakilan Higgs Games Island (HGI), Mr. Ray, mengatakan tingginya antusiasme peserta menjadi sinyal kuat bahwa domino berkembang sebagai olahraga berbasis intelektual.

“Kami melihat bagaimana domino kini berkembang menjadi lebih dari sekadar permainan. Melalui turnamen seperti ini, kami ingin membangun ekosistem yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga mendorong pemain mengasah strategi, fokus, dan sportivitas,” ujar Mr. Ray, Sabtu 18 April 2026.

Tak hanya menghadirkan kompetisi, HGI bersama Persatuan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) juga mendorong pembentukan ekosistem domino nasional yang lebih profesional.

Ketua Umum PB PORDI, Dr. H. Andi Jamaro Dulung, M.Si, menilai kualitas permainan peserta menunjukkan peningkatan signifikan.

“Kami melihat jalannya kompetisi mencerminkan peningkatan kemampuan analisis, konsentrasi, dan strategi para pemain. Ini menjadi bagian dari upaya mendorong domino sebagai olahraga yang kompetitif dan terstruktur di Indonesia,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua Umum KONI Jawa Timur, Drs. Muhammad Nabil, M.Si. Ia menilai domino memiliki potensi besar sebagai olahraga berbasis intelektual.

“Kompetisi ini menunjukkan bahwa domino memiliki karakter sebagai olahraga pikiran, dengan aspek strategi, fokus, dan pengambilan keputusan yang kuat. Ini penting untuk pengembangan olahraga prestasi berbasis kemampuan berpikir,” katanya.

Turnamen ini juga menghadirkan total hadiah Rp 200 juta, sebagai bentuk peningkatan standar kompetisi domino nasional. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk IESPA dan Pemerintah Kota Surabaya, turut memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam pengembangan olahraga ini.

Ke depan, HGI juga akan menggelar HGI City Cup 2026 Surabaya Fest pada 25–26 April 2026 di Grand City Atrium. Acara ini dikemas dalam konsep karnaval budaya dan konser musik, sekaligus mendorong sektor pariwisata dan UMKM di Surabaya.

Dengan kompetisi yang berlangsung intens dan kualitas permainan yang terus meningkat, Surabaya Domino Tournament 2026 menegaskan bahwa domino kini telah bertransformasi menjadi olahraga pikiran modern yang kompetitif. (*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *