Hasil Piala Thomas 2026: Indonesia Taklukkan Thailand 3-2 dalam Duel Dramatis

Hasil Piala Thomas 2026:foto: istimewa

Jakarta, Lini Indonesia – Tim bulu tangkis Indonesia harus bekerja keras sebelum akhirnya memastikan kemenangan dramatis 3-2 atas Thailand pada laga kedua Grup D Piala Thomas 2026 yang digelar di Forum Horsens, Minggu (26/4/2026). Pertandingan berlangsung ketat sejak awal, menghadirkan tensi tinggi hingga partai penentuan.

Indonesia sempat berada dalam tekanan setelah partai pertama. Jonatan Christie berjuang keras menghadapi Kunlavut Vitidsarn dalam duel panjang.

Sempat bangkit dan memaksakan rubber game, Jonatan justru kehilangan momentum di poin-poin akhir gim ketiga. Kunlavut memanfaatkan celah tersebut untuk membalikkan keadaan dan membawa Thailand unggul lebih dulu.

Situasi itu tak berlangsung lama. Indonesia langsung merespons melalui pasangan Sabar Karyaman Gutama / Moh Reza Pahlevi Isfahani yang tampil solid di sektor ganda.

Meski sempat mendapat tekanan, mereka mampu menjaga fokus di momen krusial dan mengamankan kemenangan dua gim langsung, sekaligus menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Namun Thailand kembali mengambil alih kendali. Pada partai ketiga, Alwi Farhan sempat membuka harapan dengan merebut gim pertama. Sayangnya, lawannya, Panitchaphon Teeraratsakul, tampil lebih konsisten di dua gim berikutnya dan membawa Thailand kembali unggul 2-1.

Tekanan kini berada di pundak Indonesia, terutama di partai keempat yang menjadi penentu hidup-mati. Pasangan Fajar Alfian / Nikolaus Joaquin tampil dengan determinasi tinggi. Setelah kehilangan gim pertama, mereka bangkit dengan permainan agresif dan penuh keyakinan.

Pertarungan mencapai puncaknya di gim ketiga yang berlangsung sangat ketat, sebelum akhirnya Indonesia menang dramatis 25-23 dan memaksakan skor imbang 2-2.

Semua ditentukan di partai terakhir. Di tengah tekanan besar, Moh Zaki Ubaidillah tampil tenang dan tanpa ragu. Ia menunjukkan kontrol permainan yang matang saat menghadapi Tanawat Yimjit. Tanpa memberi banyak peluang, Ubaidillah menutup pertandingan dengan kemenangan dua gim langsung 21-11, 21-12.

Kemenangan ini terasa lebih dari sekadar angka. Indonesia tidak hanya menunjukkan kualitas, tetapi juga mental bertanding yang kuat saat berada dalam situasi sulit. Setelah tertinggal dua kali, tim mampu bangkit dan membalikkan keadaan—sebuah sinyal bahwa mereka siap menghadapi tekanan di fase-fase krusial turnamen.(*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *