Jakarta, Lini Indonesia – Kabar mengejutkan datang dari sektor tunggal putri Indonesia. Pebulu tangkis andalan Tanah Air, Gregoria Mariska Tunjung, resmi memutuskan mundur dari pemusatan latihan nasional (pelatnas) PBSI setelah lebih dari satu dekade menjadi bagian dari skuad Merah Putih.
Keputusan tersebut disampaikan langsung kepada jajaran pengurus PBSI dan juga telah dikomunikasikan dengan pelatih kepala tunggal putri utama, Imam Tohari. Dalam keterangannya, Kabid Binpres PP PBSI Eng Hian menyebut Gregoria sebagai atlet yang telah memberi banyak kontribusi dan kebanggaan bagi Indonesia.
“Kami menghormati keputusan yang diambil dan berharap yang terbaik untuk kesehatan serta masa depannya,” ujarnya dikutip dari keterangan resmi PBSI, Jumat (15/05/2026)
PBSI pun memilih menghormati keputusan sang pemain dan berharap Gregoria bisa segera pulih sepenuhnya serta menjalani masa depan yang lebih baik.
Dalam surat pengunduran dirinya, Gregoria menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pengurus, pelatih, dan tim di lingkungan PBSI yang telah mendampinginya selama 12 tahun terakhir. Perjalanan panjang di pelatnas menjadi bagian penting dalam kariernya sebagai atlet profesional.
Namun di balik keputusan berat itu, ada kondisi kesehatan yang belum benar-benar membaik. Gregoria diketahui masih berjuang memulihkan diri dari vertigo parah yang dideritanya sejak Maret 2025. Gangguan tersebut membuat performa dan kondisinya menurun hingga beberapa kali harus absen dari turnamen besar.
Meski terus mencoba bangkit, pebulu tangkis berusia 26 tahun itu mengaku belum memiliki keyakinan penuh untuk kembali bersaing di level tertinggi. Situasi itu akhirnya membuat Gregoria memilih mengambil langkah untuk mundur dari pelatnas.
Kepergian Gregoria tentu meninggalkan rasa kehilangan bagi bulu tangkis Indonesia. Selama ini, ia dikenal sebagai salah satu tunggal putri paling konsisten dan menjadi tumpuan Indonesia di berbagai ajang internasional.
PBSI pun memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi, perjuangan, dan semangat Gregoria selama membela Merah Putih. Dukungan serta doa agar ia segera pulih terus mengalir, dengan harapan Gregoria tetap bisa meraih kebahagiaan dan kesuksesan di masa mendatang.(*)







