Comeback The Babies! Leo/Daniel Kembali Bersatu di Thailand Open 2026

Jakarta, Lini Indonesia – Thailand Open 2026 akan menjadi panggung awal bagi kembalinya pasangan ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin. Setelah sempat dipisahkan hampir dua tahun, duet berjuluk “The Babies” itu akhirnya kembali disatukan oleh PBSI untuk menghadapi rangkaian turnamen internasional mulai Mei 2026.

Turnamen di Thailand yang berlangsung pada 12–17 Mei nanti akan menjadi momen emosional sekaligus penanda babak baru perjalanan mereka. Sebelumnya, Leo dan Daniel terakhir kali tampil bersama pada Indonesia Open 2024 sebelum diputuskan berpisah karena performa mereka dinilai mulai kehilangan konsistensi.

Saat itu, pelatih ganda putra Aryono Miranat melakukan perombakan pasangan demi mencari kombinasi yang lebih menjanjikan. Daniel kemudian dipasangkan dengan Muhammad Shohibul Fikri, sementara Leo bermain bersama Bagas Maulana.

Namun perjalanan masing-masing pasangan tidak berjalan sesuai harapan. Daniel bahkan sempat mengalami cedera yang membuatnya harus absen cukup lama dari persaingan internasional. Masa pemulihan yang panjang menjadi ujian berat bagi pemain muda tersebut.

Kini, setelah kondisinya dinyatakan pulih dan siap kembali bertanding, PBSI memutuskan untuk mempertemukan kembali Leo dan Daniel. Keputusan itu juga tak lepas dari performa Leo bersama Bagas yang belum menunjukkan hasil stabil dalam beberapa turnamen terakhir.

Melalui pengumuman resminya, PBSI memastikan Thailand Open 2026 dan Malaysia Masters 2026 akan menjadi ajang comeback duet Leo/Daniel di level internasional.

“Thailand Open 2026 (12-17 Mei) dan Malaysia Masters (19-24 Mei) akan menjadi laga debut baginya yang akan kembali berpasangan dengan Leo Rolly Carnando,” tulis pengumuman PBSI.

Kembalinya “The Babies” membawa harapan baru bagi sektor ganda putra Indonesia yang belakangan sedang berada dalam tekanan. Apalagi hasil mengecewakan di Thomas Cup 2026 masih menyisakan luka setelah tim putra Indonesia gagal melewati fase grup.

Situasi itu membuat kebutuhan akan pasangan elite semakin mendesak. Leo dan Daniel sendiri pernah menjadi salah satu ganda muda paling menjanjikan di dunia dengan capaian menembus peringkat sembilan dunia.

Kini, Thailand Open bukan sekadar turnamen biasa bagi mereka. Ini adalah kesempatan untuk membuktikan bahwa chemistry lama belum benar-benar hilang, sekaligus menjadi titik kebangkitan ganda putra Indonesia di tengah sorotan dan harapan besar publik badminton Tanah Air.(*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *