Penyesalan Chen Yufei, Kekalahan Krusial yang Mengubah Nasib China di Final Uber Cup 2026

final Uber Cup 2026 di Horsens. foto: ist

Jakarta, Lini Indonesia – Kekalahan di partai penting meninggalkan rasa sesal mendalam bagi Chen Yufei saat China harus mengakui keunggulan Korea Selatan pada final Uber Cup 2026 di Horsens, Denmark, Minggu (3/5/2026).

Chen yang diharapkan menjadi tumpuan justru gagal menyumbang poin setelah takluk dari Kim Ga Eun dengan skor 19-21, 15-21. Hasil tersebut terasa semakin menyakitkan mengingat Chen sebelumnya unggul jauh dalam rekor pertemuan.

Read More

Dalam pengakuannya, Chen menyebut dirinya tidak tampil dalam kondisi terbaik. Ia merasa terlalu banyak melakukan kesalahan sendiri, sekaligus kehilangan ketenangan di momen-momen penting.

“Dia bermain sangat sabar. Saya banyak melakukan kesalahan. Saya juga terlalu banyak berpikir dan kecepatan saya menurun, itu dimanfaatkan dengan baik oleh lawan,” ujarnya.

Kekalahan ini menjadi titik balik yang menentukan jalannya pertandingan. China yang sebelumnya masih memiliki peluang, harus tertinggal 1-2 dari Korea Selatan. Tekanan pun semakin besar di partai berikutnya.

Situasi tersebut tampak memengaruhi pasangan ganda Jia Yifan/Zhang Shu Xian yang turun di laga keempat. Meski sempat merebut gim pertama, mereka akhirnya tak mampu menahan kebangkitan Baek Ha-na/Kim Hye Jeong dan kalah dalam tiga gim.

Hasil tersebut memastikan kemenangan Korea Selatan dengan skor 3-1, sekaligus mengunci gelar Uber Cup ketiga sepanjang sejarah mereka. Sementara itu, China harus menunda ambisi menambah koleksi trofi, meski masih berstatus sebagai tim tersukses dengan 16 gelar.

Bagi Chen Yufei, kekalahan ini bukan sekadar angka di papan skor. Ada beban emosional yang tersisa—tentang peluang yang terlewat dan harapan yang belum terwujud. Namun dari situ pula, tekad untuk bangkit di masa depan akan kembali diuji.(*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *