Gempa M 6,7 Guncang Palu, 8 Warga Terluka dan 21 Gempa Susulan Tercatat

Gempa M 6,7 Guncang Palu, 8 Warga Terluka dan 21 Gempa Susulan Tercatat. foto: ist

Jakarta, Lini Indonesia – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Kota Palu dan sejumlah daerah di Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026). Guncangan kuat yang dirasakan warga menyebabkan delapan orang mengalami luka-luka, dan hingga saat ini tidak ada laporan korban meninggal dunia.

Berdasarkan informasi dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu, dua korban mengalami luka berat dan saat ini menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Torabelo Palolo, Kabupaten Sigi. Kedua korban tersebut berasal dari Desa Kamarora, Kecamatan Nokilalaki.

“Korban berada di Rumah Sakit Tora Belo, Palolo, Kabupaten Sigi,” jelas Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, dalam keterangannya, Selasa (16/6/2026).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, menjelaskan bahwa korban mengalami cedera serius berupa patah tulang dan benturan pada bagian kepala akibat dampak gempa.

Sementara itu, enam warga lainnya mengalami luka ringan. Mereka terdiri atas tiga orang dari Kecamatan Nokilalaki, dua orang dari Kecamatan Palolo, serta satu orang dari Kecamatan Sigi Kota.

Gempa diketahui berpusat di daratan, sekitar 42 kilometer di tenggara Kota Palu dengan kedalaman 10 kilometer. Guncangannya dirasakan di sejumlah wilayah, termasuk Kota Palu, Kabupaten Sigi, Parigi Moutong, Poso, hingga Tojo Una-Una.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami karena sumber gempa berada di wilayah daratan.

Meski demikian, aktivitas gempa susulan masih terus terjadi. Hingga pukul 13.30 WITA, BMKG mencatat sedikitnya 21 kali gempa susulan setelah gempa utama.

Saat ini tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, TNI, dan Polri masih melakukan pemantauan di lokasi terdampak. Pendataan terhadap kerusakan bangunan maupun dampak lainnya juga terus dilakukan untuk memastikan kondisi di lapangan.

Muh. Rizal menegaskan bahwa berdasarkan hasil koordinasi sementara dengan berbagai instansi terkait, belum ditemukan laporan adanya korban jiwa akibat peristiwa tersebut. Namun proses pendataan dan asesmen masih berlangsung guna memperoleh informasi yang lebih lengkap terkait dampak gempa.(*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *