Jakarta, Lini Indonesia – Perjalanan panjang Neymar bersama Timnas Brasil resmi berakhir. Penyerang berusia 34 tahun itu mengumumkan pensiun dari level internasional setelah Selecao gagal melaju ke perempat final Piala Dunia 2026 akibat dikalahkan Norwegia.
Brasil harus mengakhiri langkahnya di babak 16 besar usai takluk 1-2 dari Norwegia dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion MetLife, Senin (6/7) WIB. Kekalahan tersebut sekaligus mengubur harapan Tim Samba untuk kembali merebut gelar juara dunia.
Norwegia memastikan kemenangan berkat dua gol yang diborong Erling Haaland. Striker tersebut mencetak gol pada menit ke-79 dan kembali membobol gawang Brasil pada menit ke-90 untuk membawa timnya melangkah ke delapan besar.
Brasil sempat memperkecil ketertinggalan melalui eksekusi penalti Neymar pada masa injury time, tepatnya menit ke-90+10. Sebelumnya, Selecao sebenarnya memiliki kesempatan unggul lebih dulu, tetapi penalti Bruno Guimaraes pada menit ke-14 berhasil ditepis penjaga gawang Norwegia, Orjan Nyland.
Usai pertandingan, Neymar memastikan laga kontra Norwegia menjadi penampilan terakhirnya bersama tim nasional. Dalam wawancara dengan Globo yang dikutip ESPN, ia mengaku telah memberikan seluruh kemampuannya selama membela Brasil.
“Saya sudah berusaha semaksimal mungkin. Kini semuanya telah selesai,” ujar Neymar.
Ia kemudian menegaskan bahwa perjalanan karier internasionalnya telah mencapai akhir.
“Saya memulai di sini, dan saya juga mengakhirinya di sini,” tambahnya.
Momen selepas pertandingan berlangsung penuh emosi. Neymar tampak tak kuasa menahan tangis setelah wasit meniup peluit panjang. Ia terjatuh di atas lapangan sebelum akhirnya dihampiri dan dihibur rekan-rekan setimnya.
Neymar memulai kiprahnya bersama Timnas Brasil pada Agustus 2010 dalam laga uji coba melawan Amerika Serikat di stadion yang sama, yakni MetLife Stadium. Pada pertandingan debut tersebut, ia langsung mencatatkan namanya di papan skor.
Selama lebih dari satu dekade mengenakan seragam kuning-hijau, Neymar mencatatkan 130 penampilan di berbagai kompetisi dan sukses mengoleksi 80 gol.
Torehan tersebut menjadikannya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Timnas Brasil, melewati rekor legenda sepak bola Brasil, Pele, yang mengemas 77 gol.(*)







