Jakarta, Lini Indonesia – Persib Bandung resmi memperkenalkan bek Timnas Indonesia, Sandy Walsh, sebagai rekrutan anyar untuk menghadapi musim 2026/2027. Kehadiran pemain berusia 31 tahun itu diyakini akan memperkuat kedalaman skuad Maung Bandung sekaligus meningkatkan daya saing tim di berbagai kompetisi.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, mengatakan perekrutan Sandy merupakan bagian dari strategi klub untuk membangun tim yang lebih kompetitif dalam jangka panjang. Menurutnya, pemain yang musim lalu memperkuat Buriram United tersebut memiliki kualitas yang sesuai dengan kebutuhan tim pelatih.
Adhitia menjelaskan, rekomendasi mendatangkan Sandy datang langsung dari jajaran pelatih yang menginginkan sosok pemain berpengalaman dengan kemampuan bermain di beberapa posisi sekaligus.
“Sandy merupakan pemain yang fleksibel. Ia mampu dimainkan sebagai bek kanan, bek tengah, hingga gelandang bertahan. Kemampuan itu menjadi nilai penting karena memberikan lebih banyak opsi dalam menyusun strategi pertandingan,” ujar Adhitia, dikutip dari laman resmi Persib.
Selain faktor fleksibilitas, pengalaman Sandy di level internasional juga menjadi pertimbangan utama manajemen. Adhitia menilai perjalanan karier sang pemain di kompetisi Eropa, Jepang, Thailand, hingga bersama Timnas Indonesia akan membawa pengaruh positif bagi skuad Persib, baik dari sisi kualitas permainan maupun mental bertanding.
Menurutnya, kehadiran Sandy diharapkan mampu menambah karakter juara di dalam tim, sekaligus menjadi panutan bagi para pemain muda yang sedang berkembang.
“Persib memberikan kontrak berdurasi tiga tahun kepada Sandy Walsh. Kami memandang kehadirannya bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan tim pada musim ini, tetapi juga sebagai investasi strategis jangka panjang bagi klub,” tambahnya.
Persib mengikat pemain kelahiran Brussel, Belgia, 14 Maret 1995 itu dengan kontrak berdurasi tiga tahun atau hingga 2029. Manajemen memandang transfer tersebut bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan musim ini, tetapi juga sebagai investasi jangka panjang bagi klub.
Sebelum bergabung dengan Persib, Sandy memiliki perjalanan karier yang cukup panjang di Eropa. Lulusan akademi Anderlecht itu pernah memperkuat sejumlah klub Belgia, seperti Genk, Zulte Waregem, dan KV Mechelen.
Setelah menuntaskan kariernya di Belgia, Sandy melanjutkan petualangan di Asia dengan bergabung bersama Yokohama F. Marinos di Jepang. Ia kemudian memperkuat Buriram United di Thailand sebelum akhirnya menerima pinangan Persib Bandung.
Manajemen Maung Bandung optimistis pengalaman internasional yang dimiliki Sandy akan menjadi modal penting dalam menghadapi padatnya agenda kompetisi musim depan.(*)







