Jakarta, Lini Indonesia – Viral di media sosial sebuah rekaman video yang memperlihatkan aksi penusukan secara acak yang diduga dilakukan seorang pria di sejumlah lokasi di wilayah Tangerang.
Dalam video tersebut, pelaku terlihat mengendarai sepeda motor sebelum tiba-tiba menyerang seorang pejalan kaki di kawasan Cibodas, Kota Tangerang.
Selain video tersebut, beredar pula berbagai unggahan yang menyebut pelaku telah melakukan aksi serupa di beberapa titik lain di kawasan Karawaci. Sejumlah lokasi yang disebut dalam narasi media sosial antara lain Jalan Mataram Raya Perumnas 3, Jalan Rusa, Jalan Tampak Siring, Jalan Sawo, Jalan Singkarak, hingga Jalan Bawang.
Unggahan yang beredar juga mengklaim beberapa korban mengalami luka serius akibat penusukan tersebut. Bahkan, muncul informasi yang menyebut dua orang meninggal dunia. Namun, hingga kini kepolisian masih melakukan pendalaman dan belum memberikan kepastian mengenai jumlah maupun kondisi seluruh korban.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto membenarkan bahwa telah terjadi sejumlah kasus penusukan di wilayah tersebut. Menurutnya, rangkaian peristiwa itu berlangsung dalam kurun waktu Mei hingga Juli 2026.
“Benar telah terjadi beberapa peristiwa penusukan pada periode Mei, Juni, dan Juli 2026 di wilayah Jatiuwung,” ujar Budi Hermanto, Sabtu (11/7/2026) dikutip dari detik.
Ia menjelaskan, kasus tersebut saat ini masih ditangani oleh tim gabungan dari Polsek Jatiuwung bersama Polres Metro Tangerang Kota. Aparat kepolisian masih mengumpulkan keterangan serta mendalami seluruh rangkaian kejadian yang diduga saling berkaitan.
Sementara itu, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Raden Muhammad Jauhari memastikan pelaku telah berhasil diamankan. Saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap motif serta kemungkinan keterlibatannya dalam seluruh aksi penusukan yang terjadi.
“Sudah ditangkap, proses pemeriksaan,” kata Jauhari.
Ia mengungkapkan, penyidik menemukan sedikitnya dua lokasi kejadian yang berkaitan dengan kasus tersebut. Satu lokasi berada di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota, tepatnya di Jatiuwung, sedangkan lokasi lainnya masuk dalam wilayah hukum Polres Tangerang Selatan.
“Ada dua TKP, satu masuk Jatiuwung Polres Metro Tangerang Kota, satu lagi masuk Tangsel,” ujarnya.
Meski demikian, polisi belum dapat memastikan total korban yang menjadi sasaran pelaku. Penyidik masih melakukan verifikasi terhadap laporan yang diterima sekaligus mencocokkan dengan hasil pemeriksaan terhadap tersangka.(*)







