Jakarta, Lini Indonesia – Sebuah video yang memperlihatkan aksi pengeroyokan terhadap wasit dalam turnamen sepakbola di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, beredar di media sosial. Insiden tersebut terjadi pada Selasa (11/8/2026).
Dalam rekaman yang beredar, terlihat lebih dari satu wasit menjadi sasaran amukan sejumlah orang. Mereka dipukul dan ditendang hingga terjatuh ke lapangan. Bahkan, ketika beberapa petugas keamanan berusaha melerai, masih ada sejumlah orang yang kembali menyerang wasit.
Kapolsek Cigudeg Kompol Budi Sehabudin mengatakan kericuhan bermula saat kedua tim menjalani babak adu penalti. Perselisihan terjadi setelah salah seorang pemain gagal mencetak gol karena tendangannya mengenai tiang gawang dan bola kemudian keluar.
Menurut Budi, pemain tersebut tetap meyakini bahwa tendangannya telah menghasilkan gol. Ketidakpuasan terhadap keputusan wasit kemudian memicu emosi pihak yang bersangkutan.
“Penendang pertama nggak masuk kena tiang gawang. Padahal nggak masuk, tapi dia (penendang) berkeyakinan masuk. Bolanya juga keluar,” ujar Budi dikutip detik.
Situasi kemudian memanas setelah salah satu pihak tidak menerima keputusan wasit. Orang tersebut diduga memprovokasi pihak lainnya hingga akhirnya sejumlah orang secara spontan menyerang wasit.
Budi menyebut aksi pengeroyokan tersebut berlangsung secara spontan. Meski dalam video kondisi wasit terlihat cukup parah, pihak kepolisian menyatakan korban hanya mengalami luka gores.
“Tidak terima, langsung refleks spontanitas (keroyok). Di video kayak babak belur, tapi luka gores saja, nggak babak belur,” jelasnya.
Saat ini, pihak kepolisian tengah memfasilitasi proses mediasi antara pihak-pihak yang terlibat dalam insiden tersebut. Mediasi dilakukan untuk menyelesaikan persoalan yang terjadi setelah pertandingan.(*)







