Jakarta, Lini Indonesia – Pasangan ganda campuran Indonesia, Nikolaus Joaquin/Siti Fadia Silva Ramadhanti, tidak ingin status sebagai duet baru menjadi alasan untuk tampil setengah-setengah di Asian Games 2026.
Keduanya justru bertekad memanfaatkan kesempatan tersebut dengan memberikan penampilan terbaik dan berusaha membawa pulang medali.
Joaquin/Fadia menjadi salah satu pasangan baru yang dipilih PBSI untuk memperkuat Indonesia di Asian Games 2026. Nama keduanya masuk dalam daftar 20 pebulu tangkis yang akan dikirim ke ajang olahraga terbesar di Asia tersebut.
Fadia menyadari tantangan yang dihadapi bersama Joaquin tidak mudah karena mereka belum memiliki banyak waktu untuk membangun chemistry. Namun, pemain yang sebelumnya lebih dikenal sebagai spesialis ganda putri itu ingin menjalankan kepercayaan yang diberikan PBSI sebaik mungkin.
“Ini jadi kesempatan buat kami dengan tanggung jawab baru ini. Mudah-mudahan bisa maksimal dan bawa pulang medali,” kata Fadia, Kamis (10/9/2026) dilansir dari cnn.
Meski berstatus pasangan dadakan, bermain di sektor ganda campuran bukan pengalaman baru bagi keduanya. Fadia bahkan telah cukup lama mengenal nomor tersebut. Saat masih junior, ia pernah berpasangan dengan Rehan Naufal Kusharjanto sebelum melanjutkan kiprahnya di level senior bersama Dejan Ferdinansyah.
Pengalaman tersebut membuat Fadia cukup percaya diri menghadapi lawan-lawan di Asian Games. Ia bahkan menilai duet barunya bersama Joaquin berpotensi memberikan kejutan karena pasangan tersebut belum banyak dikenal.
“Kami siap memaksimalkan kesempatan dan mati-matian lawan siapapun,” ujar Fadia.
Sementara itu, Joaquin juga bukan sosok yang sepenuhnya asing dengan nomor ganda campuran. Pebulu tangkis berusia 21 tahun tersebut sebelumnya pernah turun di sektor itu bersama Siti Sarah Azzahra.
Namun, prestasi Joaquin dalam beberapa waktu terakhir lebih banyak dibangun melalui nomor ganda putra. Ia diketahui menjadi pasangan Raymond Indra dan meraih sejumlah hasil positif di sektor tersebut.
Kesempatan tampil di Asian Games 2026 pun disambut antusias oleh Joaquin. Ia mengaku siap mengeluarkan seluruh kemampuan yang dimiliki, sesuai dengan arahan dari tim pelatih.
PBSI sendiri membawa total 20 atlet untuk berlaga di cabang olahraga badminton Asian Games 2026. Kontingen tersebut terdiri dari 10 pebulu tangkis putra dan 10 putri.
Pertandingan bulu tangkis Asian Games 2026 dijadwalkan berlangsung di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Aichi, Jepang, pada 20 hingga 29 September 2026.
Para pemain Indonesia yang akan bertanding di nomor individu dijadwalkan bertolak ke Jepang pada pekan depan. Sebelum menuju Nagoya, rombongan akan lebih dahulu menjalani persiapan dan latihan di Tokyo.(*)







