Namun, pada pagi harinya, BRM dilaporkan mengalami muntah-muntah dan dilarikan ke RS Kesesi. Setelah sempat menjalani rawat jalan, kondisinya tidak kunjung membaik hingga akhirnya kembali ke rumah sakit. Nahas, nyawanya tidak tertolong dan BRM meninggal dunia.
Pihak keluarga BRM menerima kematian tersebut sebagai musibah dan tidak menghendaki autopsi lebih lanjut. Ibu kandung dan istri BRM menyatakan sudah menerima peristiwa ini dan korban telah dimakamkan.
Namun pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan terkait kasus ini meskipun ada penolakan dari pihak keluarga untuk melanjutkan pemeriksaan lebih lanjut.(NA)







