Survei Elektabilitas Parpol Jatim: Gerindra Kokoh, Demokrat Naik, PPP Anjlok

Survei Elektabilitas Parpol Jatim: Gerindra Kokoh, Demokrat Naik, PPP Anjlok. foto: ist

Surabaya, Lini Indonesia – Elektabilitas partai politik di Jawa Timur masih memperlihatkan persaingan yang dinamis. Sejumlah partai mampu mempertahankan posisi mereka, sementara beberapa lainnya mulai mengalami perubahan tingkat dukungan dari masyarakat.

Gambaran tersebut terlihat dalam survei terbaru Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI). Hasil survei menunjukkan Gerindra masih menjadi partai dengan elektabilitas tertinggi di Jawa Timur. Di sisi lain, Partai Demokrat justru memperlihatkan tren peningkatan dibandingkan periode sebelumnya.

Peneliti ARCI Baihaki Sirajt mengatakan posisi Gerindra sebagai partai dengan elektabilitas tertinggi di Jatim telah bertahan sejak akhir 2025. Sementara itu, pergerakan sejumlah partai lain relatif tidak banyak berubah.

“Gerindra masih teratas di Jatim sejak akhir 2025. Partai lainnya cenderung stagnan, dan Demokrat terus berprogres,” jelas Baihaki dalam pemaparannya, Jumat (4/9/2026).

Baihaki menjelaskan PKB masih berada dalam kondisi stagnan. PDIP memang menunjukkan peningkatan, tetapi pergerakannya relatif kecil. Sementara itu, elektabilitas Golkar disebut mengalami penurunan sejak akhir 2025.

Berbeda dengan partai-partai tersebut, Demokrat justru mampu menunjukkan perkembangan positif. Menurut Baihaki, kenaikan tersebut berkaitan dengan aktivitas politik yang dilakukan Ketua DPD Demokrat Jawa Timur Emil Elestianto Dardak bersama jajaran pengurus selama setahun terakhir.

“Kenaikan justru ada di Demokrat dampak kerja-kerja elektoral dari Emil Dardak beserta pengurus DPD selama setahun terakhir,” ujarnya.

Selain aktivitas kepengurusan di daerah, perubahan struktur internal Demokrat dalam satu tahun terakhir juga dinilai memberikan pengaruh terhadap elektabilitas partai.

Baihaki menyebut penguatan Demokrat turut mendapat keuntungan dari coattail effect atau efek ekor jas yang berasal dari figur-figur partai. Salah satunya adalah Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang saat ini menjabat sebagai menteri.

Menurut Baihaki, kinerja AHY sebagai menteri turut memberikan dampak positif terhadap elektoral Demokrat. Popularitas Emil Dardak di Jawa Timur juga disebut mengalami peningkatan.

Masyarakat yang mengetahui posisi Emil sebagai Ketua DPD Demokrat Jawa Timur dinilai semakin banyak. Kondisi tersebut ikut memperkuat potensi elektoral Demokrat di provinsi tersebut.

“Tentu yang juga sangat berdampak pada elektoral Demokrat ialah coattail effect dari AHY sebagai salah satu menteri dengan kinerja terbaik. Selain itu, elektoral terhadap Emil Dardak juga meningkat di Jatim,” kata Baihaki.

Di tengah sejumlah partai yang mampu bertahan atau mengalami peningkatan, PPP justru menghadapi kondisi sebaliknya. ARCI mencatat elektabilitas PPP di Jawa Timur berada pada titik terendah sepanjang survei lembaga tersebut dilakukan.

Baihaki mengatakan penurunan dukungan terhadap PPP terjadi hampir di seluruh segmen wilayah di Jawa Timur. Madura menjadi salah satu pengecualian karena PPP masih mampu bersaing dan berpeluang masuk lima besar.

“Hampir di semua segmen wilayah, PPP anjlok. Hanya di Madura saja PPP masih bisa bersaing bahkan bisa di 5 besar,” ungkapnya.

Menurut Baihaki, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian serius bagi PPP. Terlebih, partai tersebut memiliki target untuk kembali memperoleh kursi di DPR RI pada Pemilu 2029.

Jawa Timur menjadi salah satu wilayah penting dalam perebutan suara karena memiliki basis pemilih yang besar. Karena itu, penurunan elektabilitas PPP di provinsi tersebut dapat menjadi tantangan tersendiri bagi partai untuk mengejar target politik pada Pemilu 2029.

Baihaki menilai salah satu faktor yang turut memengaruhi melemahnya elektabilitas PPP adalah kurang populernya tokoh-tokoh partai di Jawa Timur. Situasinya berbeda di Madura, di mana PPP masih memiliki figur dengan basis massa yang kuat dan mengakar di masyarakat.(*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *