Viral Legislator Jember Diduga Main Game Saat Rapat, Ketua DPRD Buka Suara

Komisi D DPRD Jember yang diduga bermain game sambil merokok saat rapat mendadak viral di media sosial. foto: ist

Surabaya, Lini Indonesia – Video seorang anggota Komisi D DPRD Jember yang diduga bermain game sambil merokok saat rapat mendadak viral di media sosial. Dalam rekaman yang beredar, legislator bernama A Syahri Assidiqi terlihat fokus memainkan ponsel ketika Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait layanan kesehatan tengah berlangsung pada Senin (11/5/2026).

Aksi tersebut menuai sorotan publik dan memicu kritik terhadap sikap anggota dewan saat menjalankan tugas resmi. Menanggapi viralnya video itu, Ketua DPRD Jember Abdul Halim akhirnya buka suara dan menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat.

Read More

Halim mengatakan pihak pimpinan DPRD menyesalkan tindakan yang dilakukan anggotanya tersebut. Ia memastikan persoalan itu tidak akan dibiarkan dan akan diproses melalui mekanisme etik di internal DPRD Jember.

“Atas nama pimpinan DPRD Jember, kami menyampaikan permohonan maaf atas perbuatan anggota kami. Tentunya ini akan ada proses menyangkut etika DPRD. Dan kami juga tegur yang bersangkutan,” ujar Halim dikutip dari cnn.

Menurutnya, kasus tersebut akan ditangani oleh Badan Kehormatan Dewan (BKD) untuk menentukan bentuk pelanggaran serta sanksi yang akan dijatuhkan. Sanksi yang disiapkan disebut bisa berupa teguran administratif hingga tindakan disiplin.

Tak hanya diproses di lembaga legislatif, persoalan itu juga disebut akan dibawa ke ranah partai. Halim yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Partai Gerakan Indonesia Raya Jember menyebut Syahri merupakan kader baru dan laporan terkait insiden tersebut akan diteruskan ke tingkat pimpinan partai.

Ia menegaskan partainya memiliki aturan disiplin yang ketat bagi seluruh kader, sehingga tindakan anggota dewan yang dianggap mencoreng citra lembaga akan menjadi bahan evaluasi serius.

Dalam waktu dekat, DPRD Jember juga berencana memanggil Syahri untuk dimintai klarifikasi secara langsung. Selain itu, DPRD berharap yang bersangkutan dapat menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada masyarakat atas tindakannya yang viral di media sosial tersebut.(*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *