Jakarta, Lini Indonesia – Sebuah video yang memperlihatkan aksi pembacokan terhadap seorang pelajar di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, ramai beredar di media sosial. Rekaman CCTV yang viral tersebut menunjukkan detik-detik korban diserang oleh pelaku saat melintas di sebuah jalan permukiman.
Dalam video yang beredar, korban terlihat mengendarai sepeda motor seorang diri. Saat berpapasan dengan pengendara dari arah berlawanan, korban tiba-tiba diserang menggunakan senjata tajam yang diduga celurit. Serangan pertama terjadi ketika kedua kendaraan saling berpapasan.
Tak berhenti di situ, pelaku kemudian turun dari sepeda motor dan kembali menyerang korban beberapa kali. Korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan memacu kendaraannya menjauh dari lokasi, sementara pelaku langsung melarikan diri usai melakukan aksinya.
Berdasarkan informasi yang beredar, kejadian tersebut berlangsung di Jalan Palmerah Barat VI, RT 05 RW 15, Jakarta Barat, pada Selasa (9/6/2026) sekitar pukul 13.45 WIB. Akibat serangan itu, korban dilaporkan mengalami luka di bagian leher dan punggung.
Tak lama setelah video tersebut menjadi sorotan publik, pihak kepolisian berhasil mengamankan para terduga pelaku. Polisi menyebut dua orang telah ditangkap dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kanit Reskrim Polsek Palmerah, AKP Dede Sobari, mengungkapkan bahwa kedua pelaku masih berstatus pelajar. Salah satu pelaku merupakan anak di bawah umur, sedangkan satu lainnya telah berusia dewasa.
“Pelaku sudah ditangkap, 2 orang. Satu usia anak, 1 sudah usia dewasa tapi keduanya pelajar,” kata AKP Dede dikutip dari detik.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Wisnu Wiratama, membenarkan penangkapan tersebut. Penanganan kasus kini berada di bawah Polsek Palmerah untuk proses penyidikan lebih lanjut.
“Pelaku sudah ditangkap, kasus ditangani Polsek Palmerah,” kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Wisnu Wiratama.
Hingga saat ini, kepolisian masih mendalami motif di balik aksi pembacokan tersebut. Identitas lengkap korban maupun para pelaku juga belum dipublikasikan kepada masyarakat.
Melalui akun media sosial resminya, Polres Metro Jakarta Barat memastikan bahwa para pelaku telah diamankan dan kasusnya sedang ditangani oleh penyidik.
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor melalui layanan darurat Polri 110 apabila menemukan atau menjadi korban tindak kejahatan.
“Terima kasih atas informasinya. Terkait perkara tersebut saat ini pelaku sudah diamankan oleh Polsek Palmerah dan dalam proses penyidikan lebih lanjut,” tulis Polres Metro Jakbar melalui Instagram @polres_jakbar.(*)







