Panas! Justin Hubner dan Hendrio Saling Sindir Usai Laga Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026

Panas! Justin Hubner dan Hendrio Saling Sindir Usai Laga Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026. foto: ist

Jakarta, Lini Indonesia – Kekalahan telak Timnas Indonesia dari Vietnam di Piala AFF 2026 ternyata tidak berhenti di atas lapangan. Seusai pertandingan, tensi rivalitas kedua tim berlanjut ke media sosial setelah bek Garuda, Justin Hubner, terlibat aksi saling sindir dengan pemain naturalisasi Vietnam, Do Hoang Hen alias Hendrio.

Dalam laga Grup A yang berlangsung di Stadion Pakansari, Senin (3/8), Indonesia harus mengakui keunggulan Vietnam dengan skor 0-3. Tiga gol Golden Star Warriors dicetak Nguyen Van Vi, Nguyen Hai Long, dan Nguyen Xuan Son alias Rafaelson.

Read More

Kemenangan tersebut disambut antusias oleh publik Vietnam. Hasil itu sekaligus menjadi momentum kebangkitan bagi skuad asuhan mereka setelah sebelumnya hanya mampu bermain imbang tanpa gol saat menjamu Singapura.

Di tengah euforia Vietnam, Justin Hubner memilih mengingatkan rivalnya pada catatan pertemuan kedua tim di ajang lain. Melalui unggahan di media sosial, bek berusia 23 tahun itu membagikan momen kemenangan Indonesia atas Vietnam pada Kualifikasi Piala Dunia 2026, ketika Garuda menang 1-0 di Jakarta dan kembali berjaya 3-0 saat bertandang ke Hanoi.

“Mereka lupa apa yang kami lakukan kepada mereka di Kualifikasi Piala Dunia 2026,” tulis Hubner dalam unggahannya.

Tak berhenti di situ, media Vietnam turut menyoroti komentar lanjutan pemain Wolverhampton Wanderers tersebut. Hubner disebut memberikan ucapan selamat kepada Vietnam atas kemenangan di Piala AFF, namun juga menyelipkan sindiran dengan menyebut bahwa kedua tim akan kembali bertemu di pertandingan resmi FIFA.

“Selamat sudah bermain bagus di pertandingan yang tidak masuk kalender FIFA. Kita akan bertemu lagi di pertandingan resmi. Selamat,” tulis Hubner, seperti dikutip media Vietnam.

Pernyataan itu kemudian mendapat respons singkat dari Do Hoang Hen atau Hendrio, pemain naturalisasi Vietnam yang lahir di Brasil. Tanpa memberikan penjelasan panjang, ia membalas dengan kalimat yang cukup menohok.

“Terlalu banyak bicara,” tulis Hendrio.

Adu komentar tersebut semakin memanaskan rivalitas Indonesia dan Vietnam yang dalam beberapa tahun terakhir memang kerap menghadirkan tensi tinggi, baik di dalam maupun di luar lapangan.

Terlepas dari perang kata-kata di media sosial, fakta di lapangan menunjukkan Indonesia masih kesulitan mematahkan dominasi Vietnam di ajang Piala AFF.

Dalam enam pertemuan terakhir di turnamen ini, Garuda hanya mampu meraih satu hasil imbang dan menelan empat kekalahan. Bahkan, pada empat duel AFF terakhir melawan Vietnam, Indonesia belum sekali pun berhasil mencetak gol.

Situasi tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi Timnas Indonesia untuk segera bangkit. Selain harus memperbaiki performa di lapangan, Garuda juga dituntut mengakhiri tren negatif saat menghadapi salah satu rival terberatnya di kawasan Asia Tenggara. (*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *