Simulasi Jadi Penutup TC, Tim Indonesia Siap Hadapi Piala Thomas & Uber 2026

Surabaya, Lini Indonesia – Pemusatan latihan tim bulutangkis Indonesia sebagai persiapan menuju Piala Thomas dan Uber 2026 resmi berakhir pada Selasa (21/4/2026). Selama berada di Horsens Badminton Club, para pemain menjalani program intensif yang ditutup dengan sesi simulasi pertandingan internal.

Pada latihan terakhir tersebut, tim dibagi ke dalam dua grup untuk menguji kesiapan masing-masing sektor. Pelatih tunggal putra, Indra Widjaja, menilai performa anak asuhnya menunjukkan perkembangan positif, khususnya di sektor tunggal putra yang dinilai sudah tampil solid dan dalam kondisi prima.

“Latihan terakhir di hari ini, kami mengadakan simulasi dibagi dalam dua grup. Saya melihat dari keempat tunggal putra, mainnya sudah bagus. Kondisinya sudah baik,” ujar Indra Widjaja, pelatih tunggal putra dalam keterangan resmi.

Ia juga menyoroti kekompakan tim Thomas yang dinilai semakin kuat. Menurutnya, semangat dan energi positif yang ditunjukkan para pemain menjadi modal penting untuk menghadapi pertandingan sesungguhnya, dengan harapan bisa terus terjaga hingga meraih hasil terbaik.

“Kebersamaan tim Thomas, saya lihat dari vibrasinya, semangatnya, anak-anak luar biasa. Dan saya harap energi positif ini terus bisa mereka bawa dan mereka pertahankan sampai hasil yang maksimal,” lanjut Indra.

Setelah menyelesaikan pemusatan latihan, skuad Indonesia akan mulai beradaptasi langsung di arena pertandingan, yakni Forum Horsens, pada 22 dan 23 April. Tahap ini menjadi krusial karena pemain harus menyesuaikan diri dengan kondisi lapangan yang berbeda dari tempat latihan.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pelatnas, Eng Hian, menjelaskan bahwa waktu latihan di arena memang terbatas. Oleh karena itu, fokus utama adalah memaksimalkan adaptasi terhadap faktor teknis seperti arah angin, pencahayaan, serta karakter lapangan.

Ia menegaskan bahwa program utama sebenarnya telah diberikan selama sesi latihan sebelumnya, baik di Indonesia maupun selama training camp. Dengan demikian, sesi di arena lebih difokuskan untuk penyesuaian akhir sebelum pertandingan dimulai.

“Program spesifiknya tentunya sudah didapat, sudah diberikan pada saat sesi latihan di sini maupun di Jakarta. Jadi hanya murni adaptasi untuk kondisi lapangan saja,” ujar Eng Hian.

Eng Hian juga mengungkapkan rasa puas terhadap jalannya pemusatan latihan yang dinilai sesuai rencana. Selain peningkatan teknis, aspek kebersamaan tim juga menjadi perhatian penting melalui berbagai kegiatan di luar latihan, termasuk program team bonding.

Menurutnya, suasana tim yang semakin solid serta meningkatnya motivasi para atlet menjadi sinyal positif jelang turnamen. Diharapkan, kekompakan tersebut dapat terus terjaga dan berkontribusi pada performa maksimal di ajang nanti.

Sebagai informasi, Piala Thomas dan Uber 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 24 April hingga 3 Mei, di mana Indonesia kembali menargetkan prestasi terbaik di kejuaraan beregu paling bergengsi tersebut.(*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *