Jakarta, Lini Indonesia – Atlet panjat tebing Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi, tampil luar biasa dengan memimpin klasemen sementara babak kualifikasi nomor speed putri pada ajang Asian Beach Games Sanya 2026.
Bertanding di Sanya, China, Selasa, Desak menunjukkan kelasnya sebagai salah satu yang tercepat di dunia dengan catatan waktu impresif 6,27 detik.
Catatan tersebut membuatnya unggul tipis namun meyakinkan atas pesaing terdekatnya, atlet tuan rumah Zhou Yafei yang mencatatkan waktu 6,34 detik.
Sementara posisi ketiga ditempati wakil Korea Selatan, Jeong Jimin, dengan waktu 6,40 detik. Persaingan ketat ini menambah tensi jelang babak final yang akan digelar pada malam harinya.
Indonesia tak hanya bergantung pada Desak. Kadek Adi Asih juga tampil solid dengan waktu 6,60 detik, menempatkannya di posisi keempat. Sementara itu, Amanda Narda Mutia berhasil masuk 10 besar dengan catatan 6,95 detik, tepatnya di peringkat kesembilan. Atlet Jepang Ren Koyamatsu melengkapi daftar 10 besar dengan waktu 6,99 detik.
Di sisi lain, Puja Lestari harus puas berada di posisi ke-14 setelah mencatatkan waktu 7,62 detik. Meski demikian, perjuangannya tetap menunjukkan semangat juang tinggi di tengah dominasi atlet tuan rumah dan Korea Selatan.
Beralih ke sektor putra, kabar menggembirakan datang dari seluruh wakil Indonesia yang sukses menembus babak selanjutnya. Raharjati Nursama dan Aditya Tri Syahria mencatatkan waktu 4,83 detik dan 4,85 detik, menempatkan mereka di posisi empat dan lima.
Sementara itu, Antasyafi Robby Al Hilmi mencatatkan waktu 4,94 detik, dan Ramaski Aswin Kristanto membukukan 5,18 detik, yang membuat mereka tetap bertahan dalam persaingan meski harus berjuang lebih keras di babak berikutnya.
Kualifikasi nomor speed putra sendiri dipimpin oleh atlet China, Zhou Yicheng, yang tampil luar biasa dengan waktu tercepat 4,58 detik—menjadi sinyal kuat dominasi tuan rumah.
Dengan hasil ini, harapan besar tertuju pada para atlet Indonesia untuk memberikan penampilan terbaik di partai final yang dijadwalkan berlangsung pukul 19.00 WIB. Atmosfer persaingan dipastikan semakin panas, dan publik Tanah Air menanti momen kebanggaan dari dinding panjat di Sanya.(*)







