Jakarta, Lini Indonesia – Pasangan ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin akhirnya kembali merasakan manisnya gelar juara setelah menaklukkan unggulan pertama asal India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, pada final BWF World Tour Super 500 Thailand Open 2026 di Nimibutr Stadium, Bangkok, Minggu.
Leo/Daniel tampil impresif sepanjang pertandingan dan menutup laga lewat kemenangan dua gim langsung 21-12, 25-23. Gelar ini terasa spesial karena menjadi trofi pertama mereka sejak Indonesia Masters 2024 sekaligus menandai kebangkitan duet yang sempat berpisah selama dua tahun.
Sejak awal pertandingan, pasangan Indonesia langsung bermain agresif. Leo tampil cerdik mengatur tempo melalui permainan net yang rapat dan tajam, sementara Daniel berkali-kali melepaskan smes keras yang membuat pertahanan lawan kesulitan berkembang.
Tekanan tanpa henti membuat Rankireddy/Shetty tak mampu menemukan ritme permainan terbaiknya pada gim pertama. Pasangan India beberapa kali melakukan kesalahan sendiri saat mencoba keluar dari tekanan. Leo/Daniel pun melaju mulus untuk mengamankan gim pembuka dengan skor telak 21-12.
Memasuki gim kedua, pertandingan berjalan jauh lebih sengit. Rankireddy/Shetty mulai bangkit dan sempat membalikkan keadaan hingga unggul 11-9 saat interval. Di momen itu, Leo/Daniel terlihat sedikit kehilangan koordinasi, termasuk ketika terjadi miskomunikasi pengembalian bola yang sempat mengenai wajah Daniel.
Namun situasi tersebut tidak membuat mereka goyah. Perlahan, Leo/Daniel kembali menemukan permainan terbaiknya selepas interval. Reli-reli panjang berlangsung ketat dan kedua pasangan terus saling menekan hingga skor imbang 23-23.
Dalam momen penentuan, ketenangan menjadi pembeda. Daniel sukses membawa pasangan Indonesia meraih poin penting sebelum pengembalian kurang sempurna dari Rankireddy memastikan kemenangan Leo/Daniel dengan skor 25-23.
Kemenangan di Bangkok juga menjadi pencapaian emosional bagi Leo/Daniel. Selain mengakhiri penantian gelar, mereka akhirnya mampu mematahkan rekor buruk setelah selalu kalah dalam empat pertemuan sebelumnya melawan Rankireddy/Shetty.
Bagi Daniel secara pribadi, trofi ini juga terasa istimewa. Setelah sempat menepi cukup lama akibat cedera lutut kiri, ia kini kembali berdiri di podium juara bersama Leo, menandai awal baru bagi pasangan yang pernah menjadi harapan besar ganda putra Indonesia.(*)







