Jakarta, Lini Indonesia – Drama Korea terbaru Four Hands, Two Sonatas menghadirkan kisah persahabatan, persaingan, cinta, dan perjalanan mengejar mimpi di dunia musik klasik. Drama yang dibintangi Song Kang, Lee Jun-young, dan Jang Gyu-ri ini mengambil latar sebuah sekolah menengah seni bergengsi yang dihuni para siswa dengan bakat musik luar biasa.
Drama ini mengikuti perjalanan dua pianis muda dengan karakter dan latar belakang yang sangat berbeda, yakni Kang Pio yang diperankan Song Kang dan Choi Jeong-yo yang dimainkan Lee Jun-young.
Kang Pio merupakan pianis berbakat yang sejak lama berada di jalur menuju kesuksesan. Ia dikenal sebagai siswa yang memiliki kemampuan luar biasa dan terbiasa berada di posisi teratas. Namun, di balik pencapaiannya tersebut, Pio juga menghadapi tekanan besar untuk terus mempertahankan kesempurnaannya.
Berbeda dengan Pio, Choi Jeong-yo memiliki bakat musik yang muncul secara alami. Ia sempat meninggalkan piano karena pengalaman sulit dalam kehidupannya. Kehadirannya kemudian menjadi tantangan baru bagi Pio, terutama ketika kemampuan Jeong-yo mulai menunjukkan bahwa bakat dan kerja keras dapat menghasilkan warna musik yang berbeda.
Pertemuan keduanya di sekolah seni tersebut menjadi awal dari hubungan yang tidak sederhana. Mereka menjadi rival dalam dunia piano, tetapi pada saat yang sama perlahan saling memengaruhi dan mendorong satu sama lain untuk berkembang.
Pio selama ini mengandalkan disiplin dan latihan keras untuk mempertahankan posisinya. Sementara itu, Jeong-yo memiliki gaya bermain yang lebih bebas dan ekspresif. Perbedaan tersebut membuat persaingan mereka semakin menarik.
Selain kedua pianis tersebut, ada Hong Jae-in yang diperankan Jang Gyu-ri. Jae-in merupakan siswa viola yang memiliki hubungan dekat dengan Pio dan Jeong-yo. Kehadiran Jae-in turut memperkaya dinamika hubungan ketiganya di tengah kehidupan mereka sebagai siswa sekolah seni.
Cerita Four Hands, Two Sonatas kemudian berkembang dari kehidupan mereka di bangku sekolah hingga perjalanan menuju dunia profesional. Drama ini tidak hanya menampilkan persaingan untuk menjadi pianis terbaik, tetapi juga menggambarkan bagaimana para karakter menghadapi tekanan, kegagalan, hubungan pertemanan, serta perasaan yang tumbuh di antara mereka.
Judul Four Hands sendiri merujuk pada teknik bermain piano yang dilakukan oleh dua orang pada satu piano. Konsep tersebut menjadi gambaran penting dalam cerita karena hubungan Pio dan Jeong-yo tidak hanya dibangun melalui persaingan, tetapi juga melalui musik yang mereka mainkan bersama.
Dalam materi promosinya, Netflix menggambarkan drama ini sebagai kisah coming-of-age yang mempertemukan dua pianis muda dari dunia yang berbeda. Persaingan di antara keduanya justru mendorong mereka mencapai kemampuan musikal yang lebih tinggi sekaligus menghadapi persoalan pribadi masing-masing.
Four Hands, Two Sonatas tayang perdana pada 29 Agustus 2026. Drama ini memiliki total 12 episode dan dibintangi Song Kang sebagai Kang Pio, Lee Jun-young sebagai Choi Jeong-yo, serta Jang Gyu-ri sebagai Hong Jae-in. Untuk penonton internasional, termasuk Indonesia, drama ini tersedia melalui Netflix.
Dengan menggabungkan musik klasik, persaingan, persahabatan, dan kisah cinta, Four Hands, Two Sonatas menjadi drama yang tidak hanya berfokus pada siapa yang paling unggul di atas panggung, tetapi juga pada perjalanan tiga anak muda dalam menemukan diri mereka dan menentukan masa depan.(*)







