Raffi Ahmad Disebut dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai, Ini Penjelasan Hotman Paris

Raffi Ahmad Disebut dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai, Ini Penjelasan Hotman Paris. foto: ist

Jakarta, Lini Indonesia – Nama selebritas sekaligus Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, ikut menjadi sorotan setelah disebut dalam persidangan kasus dugaan suap terkait importasi barang di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi bahwa nama Raffi muncul dalam proses persidangan karena yang bersangkutan pernah menggunakan jasa Blueray Cargo saat berada di Amerika Serikat.

Read More

Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, menjelaskan Raffi disebut pernah menitipkan sejumlah barang elektronik untuk dikirim ke Indonesia, termasuk telepon seluler iPhone 17.

“Betul, ada fakta saudara RA itu menitip,” kata Taufik di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (8/6/2026) malam dikutip cnn.

Munculnya nama Raffi dalam perkara tersebut kemudian memicu berbagai spekulasi di ruang publik. Menanggapi hal itu, advokat senior Hotman Paris Hutapea mengungkapkan bahwa Raffi telah menghubunginya dan meminta pendampingan hukum.

Menurut Hotman, kliennya merasa dirugikan karena namanya dikaitkan dengan kasus yang tengah bergulir. Ia menilai ada pihak-pihak tertentu yang menggiring opini seolah Raffi terlibat dalam praktik korupsi yang sedang diusut.

Dalam video yang diunggah melalui akun Instagram pribadinya, Hotman mengatakan Raffi meminta bantuan hukum untuk menghadapi berbagai tudingan yang dianggap sebagai fitnah. Ia menegaskan bahwa penyebutan nama Raffi dalam persidangan tidak serta-merta menunjukkan keterlibatan dalam dugaan tindak pidana.

“Raffi Ahmad telepon saya, minta pendampingan hukum melawan semua yang telah memfitnah dia, ya, katanya nama dia disebut-sebut dalam sidang, sidang soal Blueray Cargo import,” kata Hotman dalam video yang diunggah di akun Instagramnya @hotmanparisofficial.

Hotman juga menjelaskan bahwa kunjungan Raffi ke Amerika Serikat saat itu tidak dilakukan seorang diri. Menurutnya, sejumlah figur publik lain turut berada di lokasi yang sama, yakni restoran Awang Kitchen di New York City.

Beberapa nama yang disebut Hotman antara lain Ariel NOAH, Desta, dan Gading Marten. Mereka, kata Hotman, saat itu hanya berkunjung ke restoran yang cukup populer di New York.

“Orang-orang yang ada di tempat tersebut pada waktu itu, waktu makan di Awang Kitchen di New York City adalah ada nama Ariel Noah, ada nama Desta, dan Gading Martin. Waktu itu mereka mengunjungi Awang Kitchen, satu restoran populer di New York, Amerika Serikat,” jelasnya.

Karena itu, Hotman mempertanyakan mengapa hanya nama Raffi yang ramai diperbincangkan dan dikaitkan dengan perkara dugaan suap importasi yang melibatkan oknum Bea dan Cukai. Ia menilai pemberitaan yang berkembang telah menimbulkan kesan seolah Raffi memiliki keterlibatan langsung dalam kasus tersebut.

Meski demikian, Hotman belum membeberkan secara rinci langkah hukum yang akan ditempuh. Ia hanya memastikan bahwa dirinya bersama Raffi Ahmad akan memberikan penjelasan lebih lanjut dalam konferensi pers yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis (11/6) pukul 14.00 WIB di Jakarta.

Konferensi pers tersebut disebut akan menjadi kesempatan bagi Raffi dan tim kuasa hukumnya untuk menyampaikan klarifikasi terkait penyebutan nama Raffi dalam perkara dugaan suap importasi barang yang saat ini tengah ditangani KPK.(*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *