Jakarta, Lini Indonesia – Rumah tangga pesinetron Evan Marvino dan sang istri, Uffridatun Nitami atau Tami, tengah menjadi sorotan publik. Tami mengungkap dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang disebut dialaminya melalui unggahan di media sosial.
Dalam unggahan tersebut, Tami membagikan sejumlah foto yang memperlihatkan memar dan lebam di tubuhnya. Ia mengaku membutuhkan keberanian besar untuk menyampaikan kondisi yang selama ini dialaminya.
“Saya perlu mengumpulkan semua keberanian ini untuk saya bisa selamatkan hidup saya dan hidup anak-anak saya dari keadaan ini,” tulis Tami.
Perempuan asal Aceh itu kemudian menceritakan dugaan tindakan kekerasan yang disebut terjadi pada malam 9 Juni 2026. Menurutnya, pertengkaran dipicu oleh permintaannya terkait nafkah istri yang selama ini belum terpenuhi.
Tami mengaku mengalami tindakan yang membuatnya trauma. Ia menyebut kursi sempat dilempar hingga nyaris mengenai kepalanya, sementara kipas angin juga disebut dilayangkan ke arahnya. Selain itu, ia mengaku didorong dari tempat tidur dan diseret saat pertengkaran berlangsung.
“Kursi melayang hampir kena kepala saya, tapi tertekis oleh tangan saya,” ungkapnya.
Yang membuatnya semakin terpukul, kejadian tersebut disebut disaksikan langsung oleh anak pertama mereka.
Menurut Tami, persoalan nafkah menjadi salah satu sumber konflik dalam rumah tangga mereka. Ia mengaku selama lima tahun pernikahan tidak pernah menerima nafkah pribadi sebagai istri dan baru mendapatkannya dalam beberapa bulan terakhir.
“Setelah lima tahun pernikahan kita, saya tidak pernah mendapatkan hak saya sendiri,” tulis Tami.
Ia juga mengungkap bahwa setelah menyampaikan pendapatnya mengenai prioritas kebutuhan keluarga, dirinya justru mendapat talak satu dari sang suami pada dini hari 9 Juni 2026.
Tak lama setelah unggahan Tami menjadi viral, akun Instagram Evan Marvino sempat tidak dapat diakses. Namun sehari kemudian, akun tersebut kembali aktif dan Evan akhirnya memberikan tanggapan melalui Instagram Story.
Dalam pernyataannya, Evan meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi dan mengaku ingin memberikan klarifikasi agar tidak muncul kesimpangsiuran informasi yang dapat merugikan berbagai pihak.
“Saya ingin meminta maaf atas kegaduhan, kekecewaan dan antusias teman-teman mengenai berita yang sudah viral belakangan ini,” tulis Evan.
Aktor berusia 31 tahun itu juga meminta ruang untuk menyelesaikan persoalan rumah tangganya secara baik-baik. Ia menegaskan telah berkomunikasi dengan keluarga besar istrinya agar setiap pihak dapat mengetahui peristiwa tersebut dari kedua sisi.
Evan berharap masalah tersebut dapat diselesaikan secara bijaksana demi kepentingan anak-anak mereka.
“Mohon doa dan dukungannya agar saya bisa menyelesaikan masalah keluarga saya dengan bijak karena saya tidak mau anak-anak kami yang menjadi korban,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Evan meminta publik tidak menyerang istri, anak-anak, maupun pihak lain yang tidak terlibat langsung dalam persoalan tersebut. Ia juga membantah kabar bahwa dirinya menghilang dan menjelaskan akun Instagramnya sempat dinonaktifkan karena adanya dugaan upaya pembobolan akun.
“Saya tidak sembunyi, saya tidak lari, saya masih di sini,” tegas Evan.
Hingga kini, persoalan rumah tangga Evan Marvino dan Tami masih menjadi perhatian publik, sementara kedua belah pihak belum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai langkah yang akan ditempuh untuk menyelesaikan konflik tersebut.(*)







