Jakarta, Lini Indonesia – Timnas Indonesia U19 menutup kiprahnya di Piala AFF U19 dengan finis di peringkat ketiga. Hasil tersebut diraih setelah Garuda Nusantara mengalahkan Kamboja 1-0 pada laga perebutan tempat ketiga yang berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Sabtu.
Gol tunggal kemenangan Indonesia dicetak Muhammad Al Gazani Dwi Sugandi pada menit ke-62. Gol itu lahir dari situasi sepak pojok yang dieksekusi Isfandyar Abdillah dan berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Al Gazani.
Pelatih Timnas U19 Indonesia, Nova Arianto, mengapresiasi perjuangan para pemain yang mampu menampilkan performa maksimal dalam pertandingan tersebut. Meski gagal mempertahankan gelar juara, Nova menilai turnamen ini menjadi bagian penting dalam proses evaluasi tim menuju Kualifikasi Piala Asia U20 2027.
“Masih banyak yang harus kita benahi dan tentunya evaluasi demi evaluasi akan terus kita lakukan demi bisa lebih baik lagi ke depannya,” ujar Nova dikutip dari Antara.
Menurut Nova, masih ada sejumlah aspek yang perlu mendapat perhatian, terutama terkait kekompakan permainan dan kondisi fisik para pemain. Ia berharap perbaikan dapat segera dilakukan agar tim lebih siap menghadapi agenda internasional berikutnya.
Salah satu langkah yang diharapkan dapat membantu perkembangan tim adalah menambah jumlah pertandingan uji coba. Dengan semakin banyak pengalaman bertanding, Nova yakin kerja sama antarpemain akan semakin solid dan kualitas permainan tim meningkat.
“Dengan lebih banyak uji coba tentunya kita harapkan kerja sama sesama pemain semakin padu dan mereka akan semakin matang lagi,” katanya.
Pada edisi kali ini, Indonesia gagal mempertahankan gelar juara yang diraih pada 2024 setelah tersingkir di semifinal akibat kekalahan 0-1 dari Australia.
Hasil tersebut menjadi catatan penting bagi Garuda Nusantara mengingat Australia kembali menjadi lawan Indonesia di Grup H Kualifikasi Piala Asia U20 2027. Pertemuan kedua tim dijadwalkan berlangsung pada 6 September 2026.
Sebelum menghadapi Australia, Indonesia akan lebih dulu bertemu Malaysia pada 31 Agustus 2026 dan tuan rumah Laos pada 3 September 2026 dalam rangkaian pertandingan kualifikasi yang seluruhnya digelar di Laos.
Persaingan di Grup H dipastikan berlangsung ketat. Hanya juara grup yang otomatis lolos ke putaran final Piala Asia U20 2027, sementara tujuh tiket lainnya akan diberikan kepada tim peringkat kedua terbaik dari delapan grup yang berpartisipasi.(*)







