Viral Video Bullying Siswi di Batam, Korban Dipukul hingga Dijambak

Viral Video Bullying Siswi di Batam, Korban Dipukul hingga Dijambak. foto: ist

Jakarta, Lini Indonesia – Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman yang memperlihatkan seorang remaja perempuan diduga menjadi korban perundungan di wilayah Kecamatan Belakang Padang, Kota Batam. Video tersebut memicu perhatian publik dan kini tengah ditangani aparat kepolisian.

Dalam tayangan yang beredar luas, terlihat seorang gadis berusia belasan tahun mengenakan jilbab biru tua berdiri di hadapan remaja perempuan lain yang diduga sebagai pelaku. Selama kejadian berlangsung, korban tampak tidak melakukan perlawanan dan lebih banyak menundukkan kepala.

Read More

“Cepat sini geser. Eh sini geser. iPhone, kamera iPhone bagus, cok,” ucap perekam video.

Tak hanya mendapat ucapan bernada kasar, korban juga diduga mengalami tindakan kekerasan fisik. Pelaku terlihat menarik jilbab korban, melayangkan tamparan, serta beberapa kali memukul bagian kepala korban di hadapan sejumlah orang yang berada di lokasi.

Ironisnya, orang yang merekam kejadian tersebut justru terdengar tertawa dan memberikan komentar selama aksi perundungan berlangsung. Rekaman itu kemudian menyebar luas dan menuai kecaman dari warganet.

Kapolsek Belakang Padang, AKP Asril, membenarkan adanya peristiwa yang terekam dalam video viral tersebut. Menurutnya, pihak kepolisian telah bergerak menindaklanjuti laporan yang masuk dan saat ini kasus masih dalam tahap penyelidikan.

“Laporan sudah kami tindak lanjuti dan saat ini proses penanganan dilakukan sesuai prosedur yang berlaku,” kata Asril, Senin (15/6/2026) dikutip detik.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, laporan polisi telah dibuat oleh ibu korban. Korban diketahui masih berusia 13 tahun, sementara remaja yang diduga melakukan perundungan berusia 14 tahun.

Sebagai bagian dari proses penyidikan, korban dijadwalkan menjalani pemeriksaan medis di RSUD Embung Fatimah. Hasil visum nantinya akan digunakan untuk melengkapi alat bukti dalam perkara tersebut.

Polisi juga mengungkap bahwa korban dan terduga pelaku memiliki hubungan kekerabatan serta tinggal di lingkungan yang sama. Fakta tersebut menjadi salah satu aspek yang sedang didalami penyidik.

Hingga kini, aparat masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak guna mengungkap kronologi lengkap dan memastikan seluruh fakta yang berkaitan dengan kasus perundungan yang menjadi perhatian publik tersebut. (*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *